Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

KPUD Kota Magelang izinkan kampanye lewat medsos

KPUD Kota Magelang izinkan kampanye lewat medsos

Magelang-KoPi| Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Magelang menyilakan ketiga pasangan calon walikota dan wakil walikota Magelang untuk menggunakan akun media sosial sebagai media kampanye, asalkan mereka melaporkan akun resmi media sosial yang akan dipergunakan nanti. Caranya dengan mengisi formulir BC4-KWK sesuai dengan PKPU nomer 7 tahun 2015.

Singgih Harjanto, Komisoner Divisi Sosialisasi KPUD Kota Magelang juga mengimbau agar peserta mendaftarkan akun kampanye lewat media sosialnya paling lambat 26 Agustus 2015. KPU menjadwalkan penetapan pasangan calon tanggal 24 Agustus, kemudian pengundian dan pembagian nomer urut pada 25 Agustus 2015. Sementara 27 Agustus 2015 masa kampanye sudah bisa dimulai.

"Selain peserta pilkada melaporkan tim, relawan, petugas kampanye, akun media medsos wajib untuk dilaporkan karena ada sanksinya, walaupun hanya sangsi administratif dan tidak sampai menggugurkan calon bila ada pelanggaran aturan berkampanye di media itu. Akan lebih beresiko bila pasangan calon tidak melaporkan media sosial yang digunakan karena terkait dengan UU ITE," jelas Singgih.

Ia juga menjelaskan tujuan pembatasan akun media sosial ini bertujuan untuk menciptakan kampanye yang berimbang dan dapat dinikmati dengan lebih murah tanpa terbebani biaya kampanye darat yang mahal.
KPU Kota Magelang juga menetapkan ukuran baliho kampanye yaitu sekitar 4 x 6 meter. Berbeda dengan baliho kampanye. Teknik pemasangan baliho sosialisasi harus menyertakan ketiga pasangan.

back to top