Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

KPU DIY melarang kampanye melalui radio komunitas

KPU DIY melarang kampanye melalui radio komunitas

Jogjakarta-KoPi| KPU DIY melarang keras kampanye media massa melalui radio komunitas. Pasalnya radio komunitas memiliki jangkauan siaran yang terbatas. Larangan tersebut diteruskan kepada pihak KPID selaku eksekutir kampanye media massa.

Ketua KPID DIY, Sapardi menjelaskan pelaksanaan kampanye melalui media massa tetap berpedoman pada perturan KPU yang ada. Di wilayah DIY sendiri ada sekitar 35 radio komunitas yang terdaftar.

Sementara ketentuan iklan kampanye melalui media massa berada di tangan KPU DIY. KPU DIY mengatur ukuran dan durasi kampanye media massa. Hamdan Kurniawan selaku ketua KPU DIY menjelaskan materi iklan kampanye memuat informasi visi dan misi, foto paslon, gambar parpol, dan pengurus parpol.

“Jumah penayangan iklan kampanye di radio untuk setiap paslon paling banyak 10 spot, durasi paling lama 60 detik untuk setiap stasiun radio setiap hari selama masa kampanye. Jumlah penayangan iklan di televisi untuk setiap paslon paling banyak 10 spot, durasi paling lama 30 detik untuk setiap stasiun televisi setiap hari selama masa kampanye iklan,” jelas Hamdan.

Ketentuan penayangan dan penyiaran kampanye media massa ini agar tercipta situasi kampanye yang nyaman. Dari pihak media massa pun bisa berlaku adil dengan pemberitaan berimbang.

“Dengan diatur ini nanti tidak terkesan paslon yang banya duit akan banyak beriklan,” jelas Hamdan.

Pihak KPU telah menganggarkan total kampanye pilkada sekitar empat miliar. Estimasi dana ini meliputi kampanye melalui alat peraga kampanye, debat publik, penyiaran kampenye dan iklan media massa. |Wina Efanur FS|

back to top