Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

KPU DIY melarang kampanye melalui radio komunitas

KPU DIY melarang kampanye melalui radio komunitas

Jogjakarta-KoPi| KPU DIY melarang keras kampanye media massa melalui radio komunitas. Pasalnya radio komunitas memiliki jangkauan siaran yang terbatas. Larangan tersebut diteruskan kepada pihak KPID selaku eksekutir kampanye media massa.

Ketua KPID DIY, Sapardi menjelaskan pelaksanaan kampanye melalui media massa tetap berpedoman pada perturan KPU yang ada. Di wilayah DIY sendiri ada sekitar 35 radio komunitas yang terdaftar.

Sementara ketentuan iklan kampanye melalui media massa berada di tangan KPU DIY. KPU DIY mengatur ukuran dan durasi kampanye media massa. Hamdan Kurniawan selaku ketua KPU DIY menjelaskan materi iklan kampanye memuat informasi visi dan misi, foto paslon, gambar parpol, dan pengurus parpol.

“Jumah penayangan iklan kampanye di radio untuk setiap paslon paling banyak 10 spot, durasi paling lama 60 detik untuk setiap stasiun radio setiap hari selama masa kampanye. Jumlah penayangan iklan di televisi untuk setiap paslon paling banyak 10 spot, durasi paling lama 30 detik untuk setiap stasiun televisi setiap hari selama masa kampanye iklan,” jelas Hamdan.

Ketentuan penayangan dan penyiaran kampanye media massa ini agar tercipta situasi kampanye yang nyaman. Dari pihak media massa pun bisa berlaku adil dengan pemberitaan berimbang.

“Dengan diatur ini nanti tidak terkesan paslon yang banya duit akan banyak beriklan,” jelas Hamdan.

Pihak KPU telah menganggarkan total kampanye pilkada sekitar empat miliar. Estimasi dana ini meliputi kampanye melalui alat peraga kampanye, debat publik, penyiaran kampenye dan iklan media massa. |Wina Efanur FS|

back to top