Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

KPU, akan semprit paslon yang melanggar kampanye media massa

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan

Jogjakarta-KoPi| Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menghimbau untuk tidak melanggar peraturan kampanye melalui media massa. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2015 pelaksanaan kampanye calon kepala daerah di media masa cetak dan elektronik difasilitasi KPU. Waktu kampanye Pemilukada serentak tahun 2015 DIY berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 27 Agustus.

“Soal iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU, memang pasangan calon (paslon) dilarang beriklan. Misal ada laporan ke Panwas (panitia pengawas pemilukada), dari panwas akan dikaji, lalu disampaikan ke KPU,” tutur Hamdan saat menghadiri rapat koordinasi pengawasan pemilukada DIY tahun 2015 di Rumah makan Hegar, pukul 11.00 Wib.

Sebagai tindak lanjut dalam waktu dekat pihak KPU KPU DIY dengan KPI D (Komisi Penyiaran Daerah) DIY akan mengadakan kerjasama untuk pengawasan kampenye melalui media massa.

Hamdan menambahkan koordinasi dengan KPI D tinggal menunggu MoU penandatanganan. “Kita koordinasi dengan KPI D, kita akan mengikat diri dengan MoO. KPI D yang secara teknis, ada SDM dan alat akan lebih banyak melihat adanya aduan dan laporan, lalu kita akan tindak lanjuti, imbuhnya.

Sementara untuk mekanisme sanksi adanya pelanggaran kampanye media masaa akan diberi satu kali peringatan tertulis. Jika pelanggaran masih berlanjut, KPU akan mengkaji dengan Bawaslu dengan sanski maksimal pembatalan pasangan calon.
|Winda Efanur FS|

back to top