Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

KPU, akan semprit paslon yang melanggar kampanye media massa

Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan

Jogjakarta-KoPi| Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menghimbau untuk tidak melanggar peraturan kampanye melalui media massa. Berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 9/2015 pelaksanaan kampanye calon kepala daerah di media masa cetak dan elektronik difasilitasi KPU. Waktu kampanye Pemilukada serentak tahun 2015 DIY berlangsung selama 14 hari sejak tanggal 27 Agustus.

“Soal iklan kampanye yang difasilitasi oleh KPU, memang pasangan calon (paslon) dilarang beriklan. Misal ada laporan ke Panwas (panitia pengawas pemilukada), dari panwas akan dikaji, lalu disampaikan ke KPU,” tutur Hamdan saat menghadiri rapat koordinasi pengawasan pemilukada DIY tahun 2015 di Rumah makan Hegar, pukul 11.00 Wib.

Sebagai tindak lanjut dalam waktu dekat pihak KPU KPU DIY dengan KPI D (Komisi Penyiaran Daerah) DIY akan mengadakan kerjasama untuk pengawasan kampenye melalui media massa.

Hamdan menambahkan koordinasi dengan KPI D tinggal menunggu MoU penandatanganan. “Kita koordinasi dengan KPI D, kita akan mengikat diri dengan MoO. KPI D yang secara teknis, ada SDM dan alat akan lebih banyak melihat adanya aduan dan laporan, lalu kita akan tindak lanjuti, imbuhnya.

Sementara untuk mekanisme sanksi adanya pelanggaran kampanye media masaa akan diberi satu kali peringatan tertulis. Jika pelanggaran masih berlanjut, KPU akan mengkaji dengan Bawaslu dengan sanski maksimal pembatalan pasangan calon.
|Winda Efanur FS|

back to top