Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

KPK dan UAJY Gelar Seminar Anti Korupsi

KPK dan UAJY Gelar Seminar Anti Korupsi

Sleman-KoPi| Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Oleh karena itu, KPK bekerja sama dengan 12 Perguruan Tinggi di Indonesia untuk mengadakan seminar tersebut. Pada Kamis, (28/9) Biro Humas KPK bekerja sama dengan Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan Seminar Anti Korupsi dengan tema Pelacakan Aset.

Seminar yang diadakan di Auditorium Kampus 2 ini merupakan rangkaian acara dari Anti-Corruption Research. Dalam riset tersebut terdapat 7 topik, salah satunya Pemulihan Aset.

Seminar ini diikuti lebih kurang 190 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa ataupun dosen dari berbagai universitas di Yogyakarta. Pembicara yang turut hadir dalam acara ini yaitu Yadyn sebagai Jaksa Penuntut Umum KPK, Suwarsono sebagai Redaktur Jurnal Integritas KPK dan Dr. Riawan Tjandra, SH., M. Hum yang merupakan dosen Fakultas Hukum UAJY.

Banyak masyarakat mengira hasil kerja KPK hanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) saja namun masih banyak yang lain, salah satunya Pelacakan Aset.

“Seiring perkembangan zaman, korupsi semakin maju. Menangkap koruptor dengan OTT itu hanya 15%-20%, oleh sebab itu KPK juga melakukan pelacakan aset untuk lebih bisa menangkap koruptor,” kata Suwarsono.

“Harta kekayaan seperti mobil mewah, rumah, perhiasan dan sebagainya merupakan aset seseorang. Aset tersebut bisa mejadi titik lemah seorang koruptor,” tambah Riawan.
Dengan melakukan pelacakan aset, KPK dapat mengembalikan kekayaan negara yang telah diambil oleh koruptor.

“Pada tahun 2016, KPK berhasil melakukan Asset Recovery dengan total lebih kurang 2 triliun. Dua triliun diperoleh dari hasil lelang tanah 166 unit, tanah dan bangunan 48 unit serta kendaraan 106 unit,” jelas Yadyn.

Di akhir seminar, KPK mengajak mahasiswa untuk melakukan tindakan nyata dalam rangka mencegah korupsi.

“Saya berharap setelah seminar ini, mahasiswa, dosen atau kalangan umum menyumbangkan ide-ide kreatifnya dan melakukan aksi nyata dengan membuat penelitian lalu di kirim ke jurnal KPK. Proposal yang lolos seleksi akan mendapat hadiah 10 juta,” kata Suwarsono.

back to top