Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kota Jogja belum ada langkah konkret antisipasi krisis pangan

Acara Wiwit Panen Pari di Kelurahan Rejowinangun Acara Wiwit Panen Pari di Kelurahan Rejowinangun

Jogjakarta-KoPi| Dalam upaya mengantisipasi krisis pangan daerah, wilayah kota Jogja telah mengoptimalkan produksi pertanian di desa-desa.

Beberapa program yang mengarahkan pada ketahanan pangan daerah. Seperti yang tengah diupayakan oleh kelurahan Rejowinangun, Kotagede. Kelurahan Rejowinangun yang berhasil menyabet juara 1 lomba ketahanan pangan DIY pada 18 Agustus lalu, memang sudah lama mencanangkan program ketahanan pangan.

Menurut Lurah Pilahan, Kotagede Retnoningtyas, Kelurahan Rejowinangun menerapkan sistem pangan yang bagus dengan mengoptimalkan lahan.

"Kami menghimbau masyarakat untuk membuat lumbung hidup, setiap rumah tangga dihimbau minimal menanam lima buah tanaman di rumahnya," tutur Retnoningtyas.

Sebenarnya wilayah kelurahan Rejowinangun daerah defisit beras. Mengingat luas lahan pertanian hanya 5,6 hektar sawah dengan produksi setahun sekitar 125 ton. Sedangkan penduduk kelurahan Rejowinangun sekitar 12 ribu orang dengan konsumsi beras sekitar 650 ton.

Tidak hanya itu penduduk Kelurahan Rejowinangun juga melaksanakan pengurangan konsumsi beras minimal satu ons per KK. “Satu ons sekelurahan hemat 350 Kg, kalau dihitung setahunnya hemat 7,2 ton. Jika langkah ini diikuti oleh nasional, kita tidak perlu impor beras lagi,” tutur Retnoningtyas.

Sementara Asisten II Bidang Perekonomian Kota Jogja, Aman Yulianto menanggapi tindak lanjut mengantisipasi krisis pangan, kota Jogja belum ada rencana konkret selain yang telah diupayakan dalam lingkup internal. Pihak Pemkot masih menunggu keputusan dari pusat. |Winda Efanur FS|

back to top