Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kota Jogja belum ada langkah konkret antisipasi krisis pangan

Acara Wiwit Panen Pari di Kelurahan Rejowinangun Acara Wiwit Panen Pari di Kelurahan Rejowinangun

Jogjakarta-KoPi| Dalam upaya mengantisipasi krisis pangan daerah, wilayah kota Jogja telah mengoptimalkan produksi pertanian di desa-desa.

Beberapa program yang mengarahkan pada ketahanan pangan daerah. Seperti yang tengah diupayakan oleh kelurahan Rejowinangun, Kotagede. Kelurahan Rejowinangun yang berhasil menyabet juara 1 lomba ketahanan pangan DIY pada 18 Agustus lalu, memang sudah lama mencanangkan program ketahanan pangan.

Menurut Lurah Pilahan, Kotagede Retnoningtyas, Kelurahan Rejowinangun menerapkan sistem pangan yang bagus dengan mengoptimalkan lahan.

"Kami menghimbau masyarakat untuk membuat lumbung hidup, setiap rumah tangga dihimbau minimal menanam lima buah tanaman di rumahnya," tutur Retnoningtyas.

Sebenarnya wilayah kelurahan Rejowinangun daerah defisit beras. Mengingat luas lahan pertanian hanya 5,6 hektar sawah dengan produksi setahun sekitar 125 ton. Sedangkan penduduk kelurahan Rejowinangun sekitar 12 ribu orang dengan konsumsi beras sekitar 650 ton.

Tidak hanya itu penduduk Kelurahan Rejowinangun juga melaksanakan pengurangan konsumsi beras minimal satu ons per KK. “Satu ons sekelurahan hemat 350 Kg, kalau dihitung setahunnya hemat 7,2 ton. Jika langkah ini diikuti oleh nasional, kita tidak perlu impor beras lagi,” tutur Retnoningtyas.

Sementara Asisten II Bidang Perekonomian Kota Jogja, Aman Yulianto menanggapi tindak lanjut mengantisipasi krisis pangan, kota Jogja belum ada rencana konkret selain yang telah diupayakan dalam lingkup internal. Pihak Pemkot masih menunggu keputusan dari pusat. |Winda Efanur FS|

back to top