Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Kontestan ingin hidup di Mars selamanya

Kontestan ingin hidup di Mars selamanya

KoPi, Mars One merupakan program yang diadakan oleh pengusaha Belanda pada tahun 2012 dengan rencana mejadikan Mars sebagai tempat tinggal bagi manusia.

Lebih dari 1000 orang sekarang berkompetisi agar bisa dikirim ke Mars dan tidak akan pernah kembali lagi ke Bumi, sebagaimana 5 dari mereka itu membuat video yang menjelaskan keinginan mereka di Mars.


Video tersebut cukup berani karena mereka bukan hanya cuma berekreasi atau meneliti di Mars. Mereka justru ingin tinggal selamanya di Mars dan tidak pernah kembali lagi ke bumi.


Sebagian mengatakan bahwa mereka akan meninggalkan anak-anak, rekan-rekan, dan keluarga di Bumi, sedangkan sebagaian yang lain yang merasa selalu sendiri merasa senang jika mereka meninggalkan rekan-rekannya. “Sekali anda pergi, maka anda secara teknis telah mati di Bumi,” kata seseorang. “Ya saya oke-oke saja dengan masalah itu.”


“Saya ingin ke Mars karena itu menyumbang tujuan lain dari hidup saya,” kata yang lain.


Rencana tersebut akan menyaring para kontestan yang mendaftar menjadi 30-50 orang pada tahun 2015. Kemudian mereka akan ditayangkan dalam acara televisi ketika sudah di Mars.

 

Setelah percobaan, training, dan fundraising dilakukan selama beberapa tahun maka program tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2025.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top