Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Konflik Suriah: 3 juta anak putus sekolah

Konflik Suriah: 3 juta anak putus sekolah
Suriah-KoPi- Sebuah kelompok bantuan internasional mengatakan hampir tiga juta anak Suriah tidak sekolah karena perang berkecamuk di negara mereka.

Sebuah laporan dari UK menambahkan bahwa ratusan ribu anak-anak pengungsi di Suriah sedang berjuang agar bisa bersekolah. Laporan yang dirilis pada hari Kamis mengatakan konflik Suriah telah memasuki tahun keempat dan anak-anak tidak mendapatkan pendidikan yang layak.

Di Suriah, tercatat 3.465 sekolah hancur atau digunakan untuk tujuan militer. 

PBB melaporkan, perang sipil Suriah telah menewaskan setidaknya 190.000 orang. Hampir tiga juta warga Suriah telah melarikan diri negara itu.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top