Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Konflik Suriah: 3 juta anak putus sekolah

Konflik Suriah: 3 juta anak putus sekolah
Suriah-KoPi- Sebuah kelompok bantuan internasional mengatakan hampir tiga juta anak Suriah tidak sekolah karena perang berkecamuk di negara mereka.

Sebuah laporan dari UK menambahkan bahwa ratusan ribu anak-anak pengungsi di Suriah sedang berjuang agar bisa bersekolah. Laporan yang dirilis pada hari Kamis mengatakan konflik Suriah telah memasuki tahun keempat dan anak-anak tidak mendapatkan pendidikan yang layak.

Di Suriah, tercatat 3.465 sekolah hancur atau digunakan untuk tujuan militer. 

PBB melaporkan, perang sipil Suriah telah menewaskan setidaknya 190.000 orang. Hampir tiga juta warga Suriah telah melarikan diri negara itu.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top