Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Kompromi Ruki, Kelemahan KPK

Kompromi Ruki, Kelemahan KPK
Surabaya – KoPi | Keputusan Jokowi untuk tidak melantik Budi Gunawan dipandang sudah tepat oleh Dosen Fisipol UGM Muhammad Najib Azka. Hal itu konsisten dengan semangat pemberantasan korupsi yang dikampanyekan Jokowi. Meski demikian, keputusan Jokowi dalam pengangkatan Taufiqurahman Ruki sebagai Ketua KPK sementara adalah sebuah kebijakan yang kompromitis.
 

“Ruki dipilih karena ia termasuk dalam jajaran orang-orang yang moderat hingga lunak. Ketika dihadapkan dengan isu-isu besar, seperti konflik dengan Polri ini, ia cenderung akomodatif, tidak berani konfrontatif. Nah ini yang membuat legitimasi Jokowi jadi merosot karena dianggap kebijakannya melemahkan dan melumpuhkan KPK,” ujarnya (6/3).

Ruki sendiri saat ini berada dalam posisi ambigu. Sebelumnya ia mengatakan tidak akan menyerah dalam kasus BG. Namun nyatanya ia melimpahkan kasus BG ke Kepolisian. 

Najib menganggap perlu ada langkah-langkah untuk mengembalikan kepercayaan publik pada Jokowi. Meski demikian ia yakin Jokowi tidak akan memberhentikan Ruki karena masalah ini. Hal yang mungkin terjadi adalah Jokowi akan menekan Ruki untuk bersikap tertentu.

Diakui Najib, Ruki memiliki kelebihan dalam menjembatani antara KPK dan Polri. Ia adalah seorang senior dalam Institusi Kepolisian RI. Ia mencoba menjembatani KPK dengan Polri sehingga tidak konfrontatif dan antagonistik. Selain itu, selama dia menjabat sebagai Ketua KPK ia dianggap cukup baik dan tidak bermasalah. 

“Meskipun hal itu mungkin karena KPK saat itu belum menghadapi musuh-musuh yang besar. Karena itu ia cukup aman dalam periode itu. Tapi sekarang dalam kondisi yang seperti ini sifat Ruki yang akomodatif bisa menjadi masalah baru. Pola Ruki yang akomodatif itu dianggap sebagai kelemahan bagi KPK,” ujar Najib.

 

back to top