Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Komite NU: Keterlibatan warga NU dalam pasar modal syariah itu jihad

Komite Pengembangan Jasa Keuagan Syariah NU, Marsudi Suhud saat sambutan diskusi “ Membangun Keluarga Masalah Perencanaan Keuangan Keluarga dan Budaya Investasi Syariah di Hotel Tjkro Style Komite Pengembangan Jasa Keuagan Syariah NU, Marsudi Suhud saat sambutan diskusi “ Membangun Keluarga Masalah Perencanaan Keuangan Keluarga dan Budaya Investasi Syariah di Hotel Tjkro Style

Jogjakarta-KoPi| Ajarannya Islam memiliki perhatian serius terhadap persoalan keuangan atau muamalah. Sehingga hadirnya produk keuangan seperti pasar modal syariah, menjadi solusi terhadap praktek keuangan yang dianggap syubhat. Bahkan perkembangannya pasar modal syariah mendapat dukungan kuat dari Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU).

Seperti yang diungkapkan oleh Komite Pengembangan Jasa Keuangan Syariah NU, Marsudi Suhud, keterlibatan warga NU dalam pasar modal syariah merupakan bentuk jihad. Kegiatan muamalah berbasis syariah ini melindungi warga NU dari transaksi keuangan yang haram.

“Tentang pasar modal syariah, maka keterlibatan ini pulalah dianggap jihad. Termasuk bisa untuk mencegah gharar. Menimalisir problem kehidupan. Menambah orang sugih. Warga NU semuanya harus jadi investor,” kata Marsudi Suhud saat sambutan diskusi “Membangun Keluarga Masalah Perencanaan Keuangan Keluarga dan Budaya Investasi Syariah di Hotel Tjkro Style pukul 15.00 WlB.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Kantor OJK Jogjakarta, Fauzi Nugroho. Dirinya mendorong masyarakat muslim terlibat aktif dalam pasar modal syariah.

“(Masyarakat Muslim) belum tersentuh, upaya ini adalah cara membangun kesadaran masyarakat Islam turut terlibat dalam syariah. Potensi masyarakat yang besar, tapi bukan hanya masalah Islam tapi universal,” jelas Fauzi. |Winda Efanur FS|

back to top