Menu
Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Prev Next

Koalisi Prabowo akan serang UU KPK

foto: globalvoicesonline.org foto: globalvoicesonline.org
Jakarta-KoPi. Sukses menggolkan UU Pilkada yang membawa Indonesia kembali pada masa Orde baru, kini barisan koalisi pendukung Prabowo bersiap melakukan revisi UU KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Selama ini KPK dipandang terlalu masuk wilayah sensitif para elite politik, termasuk wewenang penyadapan.

Rencana revisi tersebut sempat disampaikan oleh anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat kepada para jurnalis. Menurut Martin, revisi ini bukan pelemahan namun penguatan KPK.

"Ini bukan pelemahan, namun penguatan KPK".

Martin mengklaim bahwa seluruh anggota Koalisi Merah Putih telah mendukung langkah-langkah ini.

KPK selama ini memang menyebabkan para elite politik dan pejabat negara gerah karena diseret ke meja hijau atas kasus tindak kejahatan korupsi. Berbagai kasus korupsi tersebut salah satunya dibuktikan oleh investigasi dalam bentuk penyadapan oleh KPK.

Seorang anggota DPR yang enggan disebutkan namanya melihat koalisi pendukung Prabowo adalah representasi kekuatan yang anti pemberantasan korupsi.

"Mereka tidak akan berhenti. Koalisi ini merupakan kesempatan dari para elite politik yang anti penegakan hukum dan pemberantasan korupsi untuk bangkit. Rakyat Indonesia perlu hati-hati".*

 

Reporter: E. Hermawan

 

back to top