Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

KNKT, tentang isi blackbox AirAsia QZ8501 yang beredar

KNKT, tentang isi blackbox AirAsia QZ8501 yang beredar

KoPi | Satu minggu terakhir beredar berita tentang isi blackbox AirAsia QZ8501. Isi berita yang beredar seolah telah tahu kondisi dan kejadian dari rekaman. Marjono Siwosuwarno, ketua Tim investigasi pesawat mengklarifikasi bahwa berita itu tidak benar.

"Bohong! Itu (isi rekaman blackbox AirAsia) tidak benar". Tegasnya dalam konferensi pers di kantor KNKT (12/1/2015).

Sub Komite Penelitian Kecelakaan Transportasi, Masruri, meminta masyarakat agar tidak langsung percaya. Begitu juga media massa agar lebih hati-hati dalam menerima berita-berita yang belum jelas.

"Saya sampai jam ini belum pernah dengar rekaman CVR (cockpit Voice Recorder). 

Jika sampai isi blackbox bocor sebelum verifikasi dan ijin dari wewenang, tim akan masuk penjara. Jadi tidak mungkin beredar dan bocor ke publik.

Menurut analis perilaku sosial virtual dari Universitas Airlangga, Dr. Tuti Budirahayu, melalu telpon menjelaskan bahwa mungkin terjadi proses kesalahan tafsir dari satu sumber berita. 

"Dunia maya menyebakan lapisan-lapisan informasi yang rentan ditafsirkan. Saya baca, sesungguhnya itu cerita blackbock AdamAir yang pilot dan co-pilot berteriak Allahu Akbar. Tapi kok sampai bisa jadi isi AirAsia, itu di luar kendali. Itulah dunia maya. masyarakat harus bijaksana menyaringnya." | E. Hermawan

 

back to top