Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

KKN ke-68 UAJY: Manjing Ajur Ajer

KKN ke-68 UAJY: Manjing Ajur Ajer

Jogja-KoPi| Sebanyak 1122 mahasiswa UAJY (547 putra, 575 putri) akan melaksanakan KKN di beberapa tempat. Kelompok mahasiswa KKN ini dibagi menjadi 139 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 3 - 9 orang. Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) ada sebanyak 22 orang dan dibantu oleh 26 orang Asisten Dosen Pembimbing Lapangan (ADPL).

Pelaksanaan KKN di Samigaluh berlangsung mulai tanggal 28 Desember 2015 sampai dengan 22 Januari 2016, dan di Banjarasri berlangsung dari tanggal 29 Desember 2015 sampai dengan 23 Januari 2016. Untuk Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat pelaksanaannya telah dimulai sejak tanggal 21 Desember 2015 dan akan berakhir 18 Januari 2016.

Mahasiswa peserta KKN di Kecamatan Samigaluh diterjunkan sebanyak 890 mahasiswa di 7 Desa 104 Pedukuhan dengan jumlah anggota masing-masing kelompok adalah 7 - 9 mahasiswa. Dosen Pembimbing Lapangan sejumlah 18 dan Asisten Dosen Pendamping Lapangan 18 orang dengan 3 Asisten Koordinator Lapangan (3 wilayah). Khusus KKN di Desa Pagerharjo dan Ngargosari akan diarahkan menuju KKN Posdaya.

Mahasiswa peserta KKN di Desa Banjarsari Kecamatan Kalibawang sebanyak 151 mahasiswa, terbagi di dalam 17 kelompok yang tersebar di 17 Pedukuhan dengan jumlah anggota masing-masing kelompok adalah 7 - 9 mahasiswa. Dosen Pembimbing Lapangan yang bertugas sebanyak 4 dosen, Asisten Dosen Pendamping Lapangan 4 orang dengan 1 Asisten Koordinator Lapangan (1 wilayah).

Mahasiswa KKN di Keuskupan Ketapang sebanyak 84 mahasiswa diterjunkan di 18 Paroki. Pada setiap Paroki terdapat 1 kelompok mahasiswa KKN dengan jumlah masing-masing kelompok 3 - 8 mahasiswa. Terdapat 4 Asisten Dosen Pembimbing Lapangan yang tinggal di lokasi serta 1 askorlap (1 wilayah).

Menurut Vita, Humas UAJY, KKN ini merupakan kegiatan intrakurikuler, sehingga merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya. KKN juga sebagai pengintegrasian kegiatan Pengabdian pada Masyarakat dan kegiatan Pendidikan serta Penelitian yang dilaksanakan oleh mahasiswa didampingi para dosen.

Di UAJY, penyelenggaraan KKN dilaksanakan melalui koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat. KKN yang ke 68 kali ini diselenggarakan di Kecamatan Samigaluh, Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang (Kulonprogo). Di samping dilaksanakan di lokasi tersebut, untuk ketigakali KKN juga dilaksanakan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Dalam sambutan pembukaannya, Ketua LPPM Dr. I Putu S. Sanjaya, SE., M.Si., Ak.C.A. mengatakan, penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam pelaksanaan KKN ini tidak semata-mata bertujuan untuk melakukan modernisasi masyarakat pedesaan, melainkan lebih mengutamakan untuk memberdayakan masyarakat pedesaan sebagai basis pembangunan manusia Indonesia seutuhnya untuk menjadi masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan maju dalam rangka menuju masyarakat madani.

Sementara itu, Rektor UAJY, Dr. Gregorius Sri Nurhartanto, SH. LL.M. dalam beberapa kali sambutannya untuk melepas para mahasiswa yang akan berangkat ke lokasi KKN selalu menekankan bahwa hendaklah para mahasiswa peserta KKN UAJY bisa membawa nama baik UAJY, bisa manjing ajur ajer dengan warga setempat.

If you treat people right, they will treat you right. A good leader can’t get too far ahead of his followers. Sebagai calon pemimpin bangsa, maka melalui KKN ini mahasiswa senantiasa selalu dekat dengan masyarakat dan melatih kepekaannya untuk mendengarkan suara hati rakyat,” demikian pungkas rektor.

back to top