Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kisruh SP3 Idham Samawi, kedua pihak 'siap'

Idham Samawi saat menjalani persidangan Dana Hibah KONI di Pengadilan Tipikor Idham Samawi saat menjalani persidangan Dana Hibah KONI di Pengadilan Tipikor

Jogjakarta-KoPi| Forum Masyarakat untuk Keadilan Indonesia meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menghormati keluarnya SP3 terhadap Idham Samawi.

Menurut Ketua Forum Masyarakat Keadilan Indonesia, Salmon Wibawanto mendukung penegakan hukum yang adil. "Teman-teman bisa menerima produk hukum, biarkan hukum yang berjalan , proses yang berjalan, saya rasa kita paham, teman-teman kejaksaan ternyata mereka mengakui kesalahan mereka, hingga mengeluarkan SP3," jelas Salmon dalam keterangan jumpa pers di Jogja Paradise Foodcourt pukul 10.30 WIB.

Mengenai adanya gugatan pra peradilan SP3, Salmon mengaku siap menghadapi pra peradilan. "Itu memang (ada pra peradilan) kita tunggu mereka ya karena yang mau digugat apalagi selama mereka ga mau mengakui (SP3)," jelas Salmon.

Salmon juga menambahkan serangan yang ditujukan kepada Idham Samawi murni fitnah belaka. "Ini upaya fitnah sudah berjalan sejak tahun 2010 akhir. Tapi ya tidak ada bukti-bukti yang terbukti," imbuh Salmon. Selanjutnya Forum Masyarakat untuk Keadilan Indonesia berniat akan melaporkan oknum atau peorangan yang telah melakukan fitnah dan memprovokasi bukti yang mereka miliki.

Secara terpisah anggota Koalisi Selamatkan Pemberantasan Korupsi Jogjakarta, Amzal Wahyudin mengatakan bila koalisi akan dilaporkan ke pihak berwenang biar diselesaikan secara hukum.

"Ya setiap orang berhak untuk melaporkan tapi aparat penegak hukum juga akan mempelajari dan menilai apakah laporan itu bisa ditindaklanjuti atau tidak, artinya apakah itu sebuah peristiwa pidana atau tidak," tulis Amzal melalui WA (jejaring sosial WhatsApp) pada pukul 14. 00 WIB.

Amzal juga menjelaskan upaya pra peradilan ditujukan untuk Kajati bukan membidik personal Idham Samawi. "Pra peradilan itu ditujukan ke Kajati yang mengeluarkan SP3 bukan ke Idhamnya jadi tidak ada hubungan praperadilan yang kita ajukan dengan IS (Idham Samawi) secara hukum karena yg kita permasalahkan surat keputusan SP3 yang dikeluarkan oleh Kajati. Jadi keliru kalau ada orang yang menghubungkan pra peradilan yang kita ajukan terkait dengan perkaranya," tulis Amzal. |Winda Efanur FS|

back to top