Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Kiamat? : posisi sejajar Mars, Bumi dan matahari

Kiamat? : posisi sejajar Mars, Bumi dan matahari
KoPi, Adalah sebuah fenomena astrologi yang jarang terjadi. Fenomena ini disebut-sebut sebagai pertanda berakhirnya kehidupan di dunia.

Fenomena itu adalah Mars, Bumi dan matahari berada pada posisi sejajar dalam sebuah posisi yang amat jarang, yang hanya terjadi setiap 778 hari sekali. Peristiwa ini terjadi enam hari sebelum gerhana bulan total yang diperkirakan akan terjadi saat keseluruhan permukaan bulan tertutup oleh bayangan bumi dan tampak dalam warna merah yang mengerikan.

Menariknya, gerhana total yang akan terjadi di bulan ini merupakan gerhana total pertama dari empat gerhana total yang terjadi berturut-turut yang disebut dengan “bulan darah” yang akan terjadi dalam rentang waktu sekitar enam bulan—fenomena ini disebut dengan tetrad.

Sebagian kaum kristiani percaya bahwa fenomena ini  menandakan berakhirnya kehidupan di dunia (kiamat) dan kedatangan Yesus yang kedua. Pastor sekaligus pengarang, John Hagee, dari San Antonio, Texas, telah menulis buku mengenai fenomena ini. Dirinya percaya bahwa fenomena yang pernah terjadi pada tanggal 9 April 2014 tersebut menandakan permulaan kejadian hebat bagi dunia.

Pihak NASA mengabarkan bahwa fenomena tetrad hanya terjadi tiga kali dalam rentang waktu 500tahun, dan salah satunya akan terjadi tahun ini.

Wilayah Australia selain Australia bagian barat dapat melihat akhir fenomena ini sesaat setelah bulan muncul pada sore hari pada tanggal 15 April yang lalu. Sedangkan selain wilayah Australia barat dapat dengan aman menyaksikan keseluruhan fenomena “bulan darah” dengan mata telanjang.

(Ana Puspita Sari)
Sumber: News.com.au




back to top