Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Kiamat? : posisi sejajar Mars, Bumi dan matahari

Kiamat? : posisi sejajar Mars, Bumi dan matahari
KoPi, Adalah sebuah fenomena astrologi yang jarang terjadi. Fenomena ini disebut-sebut sebagai pertanda berakhirnya kehidupan di dunia.

Fenomena itu adalah Mars, Bumi dan matahari berada pada posisi sejajar dalam sebuah posisi yang amat jarang, yang hanya terjadi setiap 778 hari sekali. Peristiwa ini terjadi enam hari sebelum gerhana bulan total yang diperkirakan akan terjadi saat keseluruhan permukaan bulan tertutup oleh bayangan bumi dan tampak dalam warna merah yang mengerikan.

Menariknya, gerhana total yang akan terjadi di bulan ini merupakan gerhana total pertama dari empat gerhana total yang terjadi berturut-turut yang disebut dengan “bulan darah” yang akan terjadi dalam rentang waktu sekitar enam bulan—fenomena ini disebut dengan tetrad.

Sebagian kaum kristiani percaya bahwa fenomena ini  menandakan berakhirnya kehidupan di dunia (kiamat) dan kedatangan Yesus yang kedua. Pastor sekaligus pengarang, John Hagee, dari San Antonio, Texas, telah menulis buku mengenai fenomena ini. Dirinya percaya bahwa fenomena yang pernah terjadi pada tanggal 9 April 2014 tersebut menandakan permulaan kejadian hebat bagi dunia.

Pihak NASA mengabarkan bahwa fenomena tetrad hanya terjadi tiga kali dalam rentang waktu 500tahun, dan salah satunya akan terjadi tahun ini.

Wilayah Australia selain Australia bagian barat dapat melihat akhir fenomena ini sesaat setelah bulan muncul pada sore hari pada tanggal 15 April yang lalu. Sedangkan selain wilayah Australia barat dapat dengan aman menyaksikan keseluruhan fenomena “bulan darah” dengan mata telanjang.

(Ana Puspita Sari)
Sumber: News.com.au




back to top