Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Kepada Bulan September

Kepada Bulan September

Kepada Bulan September

Puisi: Novri Susan

 

Aku mengejar waktu di bulan September

Di keramaian yang tidak berkata apa-apa

Di kesendirian yang berpeluh karena sesak kerinduan

Setiap hari kupandangi kamu

Lewat cakrawala pagi dan sore

Lewat mimpi dan mimpi yang sama

Hai terkasih, kamu harus tahu

Bahwa aku selalu tergopoh memikirkanmu

 

Aku menyerahkan hatiku pada hati bulan September

Pada saat aku menuliskannya hari ini

Atau pada saat hari itu

ketika suaramu adalah kerlipan hidup

Dtimang oleh kasih sayang

Oleh binar-binar cumbu Ibu yang menari di parasmu

 

Malam ini aku bergelimang sunyi

Berharap di dekatmu

Berdoa bersama kepada Tuhan kita

Agar duniamu selalu subur dan lapang

Agar duniamu tidak terpisah dari duniaku

Namun yang paling berharga adalah suka citamu

Suka cita saat ini dan nanti

 

Aku mengejar waktu di bulan September

Karena aku mencintaimu

 

NS (#200610) Surabaya

back to top