Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Kemensos siapkan Dirjen baru, mengentaskan kemiskinan

Kemensos siapkan Dirjen baru, mengentaskan kemiskinan

Jogjakarta-KoPi| Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan Kementrian Sosial tengah membentuk Dirjen baru untuk penanggulangan kemiskinan. Tahap pembentukan Dirjen baru tersebut baru akan diusulkan ke Tim Penilai Akhir (TPA) untuk mendapatkan persetujuan.

Dirjen baru penanganan kemiskinan telah memenuhi syarat administrasi Keputusan Presiden (Keppres), Keputusan Menpan dan Peraturan Menteri Sosial.

“Ada penanganan fakir miskin ini direktorat baru, kini baru diusulkan ke TPA, organisasi sudah ada, Keppres sudah turun, Permenkos sudah,” papar Khofifah sebelum menghadiri rapat Indikator Kemiskinan di Hotel Santika pada Jumat tanggal 11 Desember 2015.

Dirjen khusus penanganan kemisnkinan ini akan memiliki tugas penting untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat Indonesia. Berdasrkan perintah Presiden Joko Widodo, Dirjen baru memiliki lima tugas pokok.

“Lima hal pesan presiden, memacu pertumbuhan ekonbomi, meningkatkan investasi, menurunkan angka kemiskinan, menurunkan angka inflasi, menyempitkan kesenjangan sosial ekonomi,” tambah Khofifah.

Dalam ranah ke depan Kemenkos berkomitmen untuk menekan angka kemiskinan. Melalui dirjen baru nanti, Khofifah mengharapkan terjalinnya koordinasi yang harmonis antar lembaga sosial terkait.

Sementara dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Nasional Kemensos menargetkan penurunan angka kemiskinan. Besaran rasio kemiskinan tahun 2015 sebesar 0,408.

“Dalam RPJMN kita akhir 2016 diakhirkan jadi 0,39, akhir periode pemerintahan ini, 0,36,” pungkas Khofifah. |Winda Efanur FS|Cucuk Armanto|

back to top