Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kematian akibat konflik Irak berkurang, 1.420 meninggal

Kematian akibat konflik Irak berkurang, 1.420 meninggal

Baghdad-KoPi, PBB mengatakan bahwa jumlah orang Irak yang menjadi korban meninggal akibat konflik sedikit telah berkurang pada bulan Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dimana 1.420 orang meninggal.

Utusan PBB di Irak mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Senin (1/9) bahwa jumlah kematian terdiri 1.265 penduduk sipil dan 155 orang dari tentara Irak. Kemudian 1.370 orang luka-luka.

Laporan tersebut adalah jumlah minimum dari korban konflik dan masih belum termasuk jumlah korban meninggal di provinsi Anvar atau daerah-daerah lainnya di Irak bagian utara yang telah dilakukan oleh para militan selama beberapa bulan, “Laporan yang sebenarnya bisa menunjjukkan jumlah korban yang sangat tinggi,” kata laporan tersebut.

Jumlah korban meninggal pada bulan Juli adalah 1.737 orang. Pada bulan Juni berjumlah 2.400 orang seiring para militan Sunni atau ISIS menyerang Irak, yang merupakan korban paling banyak sejak april 2005.

(Fahrurrazi)
Sumber: Fox News

back to top