Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Kemampuan super manusia akibat mutasi genetik (2)

Kemampuan super manusia akibat mutasi genetik (2)
KoPi| Sebelumnya, KoPi membahas kemampuan super manusia akibat mutasi gen, seperti kebal terhadap HIV dan tidak bisa terkena kolesterol tinggi. Masih ada banyak lagi mutasi genetik yang menghasilkan kemampuan super pada manusia. Apa saja itu?
 

Manusia dengan darah emas

Dalam pelajaran biologi, kita mengetahui golongan darah O dianggap paling baik hati karena dapat diterima oleh semua orang. Namun, tidak selamanya demikian.

Banyak yang mengetahui 8 golongan darah utama, yaitu A, B, AB, dan O, dengan masing-masing memiliki rhesus positif atau negatif. Namun, sebenarnya saat ini ilmuwan mengetahui ada 35 jenis golongan darah dengan berbagai variasi sistem. Darah yang tidak masuk dalam penggolongan ABO dianggap langka, dan donor yang sesuai sangat susah ditemukan.

Dan yang dimaksud langka adalah “benar-benar langka”. Saat ini, golongan darah paling tidak umum disebut “Rh-null”. Tidak seperti pemilik golongan darah rhesus negatif yang masih memiliki antigen, golongan darah ini tidak memiliki antigen Rh sama sekali. Begitu langkanya, di dunia ini hanya ada 40-an orang yang memiliki golongan darah Rh-null.

Yang luar biasa dari golongan darah ini adalah kemampuannya dalam menjadi donor universal. Golongan darah ini bisa menjadi donor untuk semua golongan darah. Bahkan dia mampu menjadi donor untuk golongan darah O negatif yang tidak selalu cocok dengan darah langka lain. Ini karena golongan darah ini tidak memiliki antigen sama sekali, sehingga tubuh penerima transfusi mana pun dapat menerima darah ini.

Sayangnya donor untuk golongan darah ini sangat-sangat langka, hanya ada 9 orang di seluruh dunia, sehingga hanya digunakan pada kondisi ekstrem. Karena potensinya yang besar dan hanya sedikitnya persediaan, dokter-dokter menyebut darah ini sebagai “darah emas”.

Meski demikian, pemilik glongan darah ini juga tidak sebahagia itu. Bila mereka sendiri membutuhkan transfusi darah, mereka juga akan kesulitan mendapat donor.

Kebal terhadap penyakit otak

Orang-orang suku Fore di Papua Nugini masih melakukan praktek kanibalisme hingga pertengahan abad 20. Selama kurun waktu tersebut, mereka terserang epidemi Kuru, penyakit degeneratif yang menyerang otak yang diakibatkan praktek memakan manusia.

Kuru adalah penyakit yang dibawa oleh protein yang disebut prion, dan sejenis dengan penyakit sapi gila. Penyakit ini menyerang syaraf dan otak serta membuat otak berlubang-lubang seperti spons. Umumnya orang-orang yang memiliki prion di dalam tubuhnya akan tetap hidup namun kehilangan ingatan dan kecerdasannya, serta mengubah kepribadian mereka. Namun, pada kasus penyakit Kuru, penderita akan meninggal dalam jangka waktu satu tahun setelah terserang.

Prion dapat diturunkan, namun kasusnya sangat jarang terjadi. Meski demikian, kasus prion dan penyakit Kuru sering ditemukan pada masyarakat yang masih mempraktekkan kanibalisme. Mereka dapat terserang apabila memakan hewan atau manusia yang terinfeksi prion.

Meski demikian, antropolog yang meneliti suku Fore menemukan fakta bahwa ada beberapa orang yang terserang penyakit Kuru namun masih hidup. Mereka mengembangkan gen G127V yang membuat mereka imun terhadap penyakit otak. Gen ini kini tersebar luas pada suku Fore dan masyarakat sekitarnya. Antropolog mendeskripsikan kejadian ini sebagai contoh seleksi alam paling kuat dan paling mutakhir.

Kemampuan melihat dengan jelas di dalam air

Mata manusia didesain untuk melihat di udara bebas, karena itu manusia tidak bsia melihat dengan jelas di dalam air. Ini karena air memiliki kepadatan yang sama dengan cairan yang dalam mata, sehingga cahaya tidak bisa masuk. Umumnya penyelam dan perenang akan menggunakan kacamata khusus dalam air agar bisa melihat dengan bebas.

Namun, di dunia ini ada orang-orang yang bisa melihat dengan bebas di dalam air. Mereka adalah suku Moken, pengembara lautan asal Myanmar. Sebagai orang laut, mereka mampu melihat dengan jelas di dalam air, hingga kedalaman 22 meter. Sejak kecil mereka diharuskan menyelam untuk mengumpulkan hasil laut dengan cara tradisional. Aktivitas yang berulang-ulang tersebut membuat mata mereka berubah bentuk ketika dalam air untuk meningkatkan cahaya yang masuk.

Tulang super padat

Biasanya semakin tua seseorang, tulang-tulang dalam tubuhnya semakin keropos. Inilah yang disebut gejala osteoporosis. Karena itu, orang tua umumnya tidak bisa beraktivitas mengangkat beban berat.

Namun, di dunia ini ada orang-orang yang dikaruniai tulang padat yang bebas dari osteoporosis. Mereka adalah penduduk Afrika Selatan keturunan Belanda, yang disebut Afrikaner. 

Orang-orang Afrikaner mengalami kelainan pada gen SOST yang berperan dalam mengontrol protein pertumbuhan tulang. Akibatnya, tulang mereka semakin padat seiring bertambahnya usia.

Namun, kondisi ini bukannya tanpa resiko. Jika seorang Afrikaner lahir dengan dua kopi gen yang termutasi, mereka bisa menderita sclerosteosis, kondisi di mana tulang tumbuh berlebihan. Kondisi ini mengakibatkan gigantisme, tuli, dan kematian. Tapi jika mereka lahir dengan satu kopi gen termutasi, mereka akan dikaruniai tulang super padat sepanjang hidup mereka.

Karena keistimewaan tersebut, ilmuwan mempelajari DNA mereka untuk menemukan pencegah osteoporosis dan kelainan tulang lain.

Butuh sedikit tidur

Pernah menemui orang yang sangat aktif hingga malam hari, namun tetap bisa bangun pagi dengan segar bugar? Siapa tahu ternyata mereka juga mengalami mutasi gen. Ilmuwan mengetahui ada beberapa orang yang sejak kecil memang hanya perlu tidur sedikit. Mereka memiliki kelainan pada gen DEC2.

Kebanyakan orang yang kekurangan tidur lama kelamaan akan menderita beberapa masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi atau penyakit jantung. Namun, mereka yang memiliki mutasi gen DEC2 tidak mengalami masalah tersebut. ilmuwan meyakini mereka yang memiliki kelainan gen DEC2 bisa tidur lebih efisien meski waktu tidur mereka lebih sedikit.

Kondisi ini sangat jarang dijumpai, bahkan pada orang-orang yang mengaku sebagai orang yang tidur sedikit.|listverse.com

back to top