Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Kekuatan kampanye terselebung Tri Rismaharini

foto: www.jokowinomics.com foto: www.jokowinomics.com

Surabaya-KoPi| Acara perhelatan para perempuan Surabaya hari ini (22/10/15) berlangsung baik dalam rangka memperingati dua tahun berdirinya organisasi perempuan Warisan Kasih. Organisasi perempuan ini selama dua tahun telah berusaha menjadi bagian dari perubahan positif masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan dan pendidikan.

Warisan Kasih mengundang tokoh-tokoh perempuan dari berbagai organisasi sebagai bentuk penghormatan. Semua undangan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh perempuan yang selama ini telah bekerja keras untuk perubahan positif dalam masyarakat.

Beberapa tokoh yang diudang tersebut di antaranya adalah Fatma Saifullah Yusuf Ketua Umum BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Jawa Timur, Tri Rismaharini (Calon Wali Kota Surabaya/Cawali), Lucy Kurniasari (calon Wakil Walikota Surabaya) dan masih banyak lagi.

Akan tetapi sayang sekali Tri Rismaharini memilih tidak bersedia bertemu dengan para tokoh perempuan yang hadir di lantai 3 gedung pelaksanaan acara. Cawali yang dulu sempat menangis di media televisi dan menyatakan tidak lagi mau maju sebagai cawali itu hanya singgah di lantai satu.

Organisasi Warisan Kasih membuat acara bakti sosial dalam bentuk pengobatan untuk 600 veteran di lantai satu. Acara tersebut merupakan bagian penghormatan terhadap para veteran.

"Mengapa kami juga mengundang para veteran, karena kami juga menyambut Hari Pahlawan pada 10 November", jelas Ketua Warisan Kasih Erlin Rusiawaty.

Sayangnya Tri Rismaharini terkesan memanfaatkan acara Warisan Kasih dalam pengobatan para veteran sebagai kampanye terselubung. Tokoh ini tidak bersedia menuju tempat acara di lantai 3 yang mana perbincangan tentang visi misi organisasi perempuan sedang berlangsung. Dia memilih disorot media-media dalam aktivitas Warisan Kasih.

Novri Susan, Sosiolog Universitas Airlangga, dihubungi KoPi menyatakan bahwa perilaku politik Tri Rismaharini disebut sebagai praktik soft power untuk menciptakan pengaruh citra positif secara halus.

"Jika benar seperti itu, selain tidak etis, Tri Risma ingin menciptakan pengaruh luas melalui citra sebagai figur yang lebih peduli bertemu masyarakat daripada yang lain. Itu... Apa ya? Sulit saya menggambarkan. Secara etika politik itu tidak boleh. Sebab acara ini diselenggarakan oleh organisasi yang mengundangnya. Ini bagian dari soft power dalam pencitraan politik."

Selanjutnya, Novri menyarankan agar sebaiknya setiap tokoh politik dan sosial bisa saling berbaur walaupun berbeda visi misi. Sebab itu memberi keteladanan masyarakat bahwa perbedaan kepentingan atau identitas tetap dalam koridor kebersamaan.  |AGW|

back to top