Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kejari Karanganyar musnahkan tv rakitan milik rakyat kecil kreatif

Kejari Karanganyar musnahkan tv rakitan milik rakyat kecil kreatif

Karanganyar-KoPi| Kejaksaan Negeri Karanganyar memusnahkan 116 teleivisi rakitakan milik Muhammad Kusrin (42). Teleivisi rakitan tersebut berukuran 14 dan 17 inchi. Kejaksaan memusnakan dengan alasan Kusrin tidak memiliki izin lengkap.

Kusrin dinyatakan melanggar pasal 120 (1) jo pasal 53 (1) huruf b UU RI no 3/2014 tentang Perindustrian dan Permendagri No 17/M-IND/PER/2012, Perubahan Permendagri No 84/M-IND/PER/8/2010 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Terhadap Tiga Industri Elektronika Secara Wajib.

Muhammad Kusrin, warga kecil lulusan SD ini tergolong orang yang terampil dan kreatif. Sepanjang tahun ini ia memproduksi TV dengan menggunakan tabung komputer bekas.

Banyak masyarakat mengeluhkan mengapa pemerintah tiudak memberikan tempat bagi rakyat kecil berkembang dengan usaha dan kreatifitasnya.

"Ini negara seperti berdiri untuk melindungi pengusaha, tapi menindas rakyatnya. Seperti tidak rela kalau rakyat kecil makmur," kata Hadi, salah satu warga Karangyanyar.

Sementara itu Teguh Subroto mengatakan pada wartawan kasus ini tergolong unik karena Kusrin membeli tabung komputer tak terpakai dan kemudian dirakit menjadi telivisi. |Hermawan|

back to top