Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Kejam! Anak durhaka ini memotong-motong dan memakan tubuh orangtuanya!

Kejam! Anak durhaka ini memotong-motong dan memakan tubuh orangtuanya!
KoPi | Kasih orangtua sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah. Ungkapan itu berlaku untuk Henry Chau Hoi-lueng, seorang pria berusia 31 tahun asal Hongkong. Bukannya menyayangi orangtuanya yang sudah berusia senja, Chau justru membunuh kedua orangtuanya dengan sadis. Bukan itu saja, ia memotong-motong tubuh orangtuanya, lalu membumbui dan memasak potongan tubuh tersebut di dalam microwave, lalu memasukkannya ke kotak makan siang! Kejam!
 

South China Morning Post melaporkan Chau membunuh kedua orangtuanya setelah ia bertengkar dengan ayah dan ibunya. Chau membunuh kedua orangtuanya di apartemen tempat salah seorang temannya, Tse Chun Kei. Polisi menemukan potongan kepala kedua orangtua Chau di dalam kulkas besar di rumah Tse. Selain itu polisi juga menemukan beberapa kotak makan siang berisi potongan tubuh dan organ dalam, serta tiga kotak berisi bagian tubuh yang telah diasinkan. Beberapa potongan tubuh telah hilang dan polisi meyakini Chau memakan potongan tersebut.

Pengadilan Hongkong memutuskan Chau bersalah atas pembunuhan pada orangtuanya dan menjatuhi Chau penjara seumur hidup. Ia juga dijatuhi hukuman tambahan 9 tahun dan 4 bulan penjara karena tidak memberi pemakaman yang layak pada orangtuanya.

Hakim menilai Chau sebagai orang yang sangat berbahaya dan pembohong, serta memiliki kepribadian yang narsistik. Hakim menganggap Chau sama sekali tidak merasa bersalah, bahkan menimpakan kesalahannya pada orang lain.

 

Sementara teman Chau, Tse, dihukum satu tahun penjara karena tidak memberi pemakaman yang layak pada seseorang. Tse awalnya dituduh menjadi kaki tangan Chau, namun pengadilan memutuskan Tse terpaksa berbuat tersebut karena diancam dan dimanipulasi Chau. | South China Morning Post, Daily Mail

back to top