Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Kecewa, UMKM tagih janji DPRD DIY

Kecewa, UMKM tagih janji DPRD DIY

Jogjakarta-KoPi| Puluhan anggota UMKM se-DIY menggelar aksi damai ke kantor BRI jalan Cik Di Tiro, Bank Mandiri dan BPD hingga finish di gedung DPRD DIY. Massa memenuhi teras kantor perwakilan rakyat tersebut dengan orasi-orasi tuntutan kredit macet.

Wakil Ketua UMKM, Rajendro menjelaskan aksi ini bentuk kekecewaan anggota UMKM terhadap pengabaian pihak pemerintah terhadap nasib anggota UMKM. Pasalnya sudah sembilan tahun lamanya sejak tahun 2006 hingga tahun 2015 kini pedagang UMKM DIY terlilit kredit macet. Persoalan kredit macet ini berakar pada tidak dijalankannya hasil putusan bersama penghapusan biaya kredit kepada korban bencana gempa DIY 2006.

Dalam keputusan bersama tahun 2013 lalu Komisi XI DPR RI, Direksi-Direksi bank terkait dan Pemda DIY telah menyepakati penghapusan tagihan kredit macet terhadap para anggota UMKM yang menjadi korban gempa DIY tahun 2006 lalu.

“Pedagang UMKM yang terkena korban gempa tahun 2006 itu, rumahnya kan hancur, usahanya tidak punya modal. Itu dari Komisi XI, DPRD DIY, bank-bank sepakat untuk menghapus tagihan kredit macet ini, dengan negara yang membayarkan kepada bank,” papar Rajendro saat aksi damai di gedung DPRD pukul 12.30 WIB.

Namun Rajendro menyayangkan pihak baik pihak Komisi XI DPR RI maupun Pemda DIY belum memiliki kesungguhan menyelesaikan persoalan mereka. untuk Komisi XI DPR RI pihak UMKM telah melayangkan surat permohonan penyelesaian. Bahkan pihak Pemda DIY sewaktu ditemui pada Februari lalu sempat akan membentuk tim khusus untuk penyelesaian kasus ini.

“DPRD sudah berkali-kali (kami datengin), Mentri sudah dikirimi surat sejak awal. Bahkan tahun ini DPRD DIY akan membentuk tim kecil khusus untuk penyelesaian saat pertemuan Februari lalu. Hal ini dijanjikan belum terealisasikan,” pungkas Rajendro.

Sementara pihak DPRD tidak ada di tempat ketika UMKM melakukan aksi damai. Semua anggota DPRD berada di luar kota. Perwakilan dari Humas DPRD menjelaskan akan menyampaikan ke pihak dewan untuk mengusulkan diadakannya audiensi ulang dengan pihak UMKM. |Winda Efanur FS |

back to top