Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Kawanan perampok minimarket viral di Youtube berhasil ditangkap

Sleman-KoPi| Direktorat Reserse Kriminal Umum(Direskrimum) Polda DIY berhasil ringkus kawanan perampok minimarket circle K di wilayah DIY. Kawanan perampok ini sempat menjadi viral di YouTube dengan aksi mereka yang terkesan berani beraksi didepan CCTV.
 
Direktur Direskrimum, Kombespol Hadi Utomo merasa kasus perampokan yang terdiri dari 3 orang ini sangatlah menarik. Pasalnya, Hadi terheran dengan ketiga tersangka yang seolah bersikap santai saat melakukan aksinya meski ada Kamera CCTV di minimarket tersebut.
 
"Beberapa hal yang menarik bagi kami saat melakukan penyelidikan antaranya adalah keberanian mereka. Didalam video YouTube tersebut para pelaku dengan santai melakukan tindak kejahatan nya. Itu yang membuat kita penasaran ada penjahat yang senekat itu tidak berusaha mematikan CCTV justru berani masuk ke dalam minimarket,"ujar Hadi Utomo saat press confrence di Markas Polda DIY, Kamis (26/4).
 
Perampokan sendiri terjadi pada tanggal 26 Maret 2018 jam 3 dinihari di jalan Sorogenen, Sorosutan. Ketiga pelaku berhasil ditangkap baru-baru ini oleh Ditreskrimum dan didapatilah sejumlah barang curian berupa berdus dus rokok curian serta dua Hp merek Samsung dan Xiaomi. Ketiga pelaku mengaku bernama Angga (25)berasal dari Sumatera, Arya(26) dan Andreas(27) berasal dari Yogyakarta.
 
Saat penyelidikan, barulah Hadi mengetahui bahwa dua kawanan tersebut berani melakukan aksi tersebut usai menenggak minuman keras (miras) jenis ciu. Kedua tersangka tersebut adalah Angga dan Andreas. Sementara Arya pelaku ketiga tidak meminum miras tersebut. Para pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi tersebut. Direskrimum akan menyelidiki lebih lanjut pengakuan mereka.
 
"Jadi Andreas yang mengambil rokok dan Angga yang mengambil Hp itu dalam pengaruh minuman keras, sementara Arya yang tidak minum dan ia yang mengunci petugas mini market di kamar mandi belakang,"jelas Hadi usai menanyai tersangka di depan wartawan.
 
Lebih lanjut, Hadi yang langsung menyelidik pelaku mendapat pengakuan bahwa pelaku membeli ciu di Jalan Gejayan namun tidak mendetil lokasi pastinya. 
 
"Ia bilang hanya di sebelah Indomaret di jalan Gejayan,"ujar Hadi.
 
Hadi pun menyimpulkan bahwa para pelaku mampu berani melakukan aksi tersebut tanpa mempedulikan CCTV karena pengaruh alkohol. Oleh karenanya, selain memperkuat pengamanan, pihaknya akan  bekerja sama dengan Ditresnarkoba untuk mengawasi lagi penjualan miras dan narkoba di DIY.
 
Para pelaku pun akan dikenai pasal 362 tentang curian pemberatan dengan hukuman penjara diatas lima tahun.

 

back to top