Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Kawanan pelaku pencuri mobil di Sleman tertangkap

curanmor2

Sleman-KoPi|Unit Reserse Kriminal Polres Sleman berhasil menangkap 3 kawanan pencuri mobil dan motor di Donoharjo Ngaglik,Sleman. Hasil ini merupakan pengembangan selama satu bulan, tahun lalu. Para pelaku yang melarikan diri mendapat timah panas dari di kaki mereka saat proses penangkapan.

Kepala satuan unit Reserse Kriminal Polres Sleman, Rony Arestya menjelaskan waktu kejadian pencurian terjadi pada tanggal 25 November 2017 ,pukul 04.30 WIB. Para pelaku berhasil ditangkap pada akhir Desember di tahun yang sama.

Rony menjelaskan kronologi kejadian,para pelaku menggunakan metode pencurian mobil baru dengan cara menyelinap masuk kedalam rumah korban dengan cara memanjat tembok, kemudian mencari kunci mobil didalam rumah dan mengambil mobil.

"Awal mulanya ketiga pelaku merencanakan pencurian di wilayah Yogya menggunakan sarana mobil Xenia Rental dan melihat ada mobil Honda Jazz terparkir dihalaman rumah. Kemudian tersangka masuk kedalam rumah dengan cara memanjat tembok untuk mengambil kunci mobil lalu membawa mobil honda Jazz,"ujar Rony saat Pers Release di Kantor Polres Sleman,Kamis (4/1)

Selanjutnya mobil tersebut dititipkan kepada teman tersangka di kandang Ayam Kaliangkrik Magelang. Sementara kerugian yang diderita korban berupa,1 (satu) unit mobil Honda Jazz warna putih keluaran tahun 2014. Rony mengimbuhkan motif pelaku yaitu motif Ekonomi yaitu mengambil mobil milik korban tanpa ijin pemiliknya untuk dijual.

Pengembangan kasus pun berjalan selama satu bulan dan unit reserse ,berhasil melacak dan mengamankan tersangka pada tanggal 30 Desember 2017 Pukul 09.00 WIB disebuah kamar kost di daerah Pemalang Jateng.

Kemudian, Para pelaku yang baru sadar terlacak Polisi berusaha melarikan diri dari kost tersebut. Petugas pun terpaksa mengeluarkan tembakan, kepada kedua pelaku yang berusaha kabur dari kejaran polisi. Satu pelaku bernama samaran Andry, ditembak dikedua kakinya sehingga harus menggunakan kursi roda.

"Saat dilakukan penangkapan 2 orang pelaku melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap sehingga petugas mengeluarkan tembakan. Kemudian ketiga tersangka diamankan petugas di Polres Sleman untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,"jelas Rony.

Dari keterangan tersangka ,Polres Sleman mengetahui ,para tersangka telah melakukan pencurian di wilayah Sleman sebanyak 3 (tiga) kali. Para pelaku lainnya menemani Andry, inisial Aw alias WES , dan MA ,juga telah berhasil mencuri 1 unit mobil Honda Jazz warna Putih keluaran tahun 2013, 1 unit mobil Nissan March warna hitam, keluaran tahun 2016, 1 unit Sepeda Motor Matic warna hitam.

Rony pun menimpali ketiga pelaku akan dikenai pasal pidana 363 KUHP dan ancaman hukuman 7 (tujuh) Tahun penjara.

Sementara itu,Kepala Polres(Kapolres) Sleman, AKBP. M. Firman Lukmanul Hakim, menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati pada keamanan rumah. Ia menyarankan menjelang waktu istirahat, masyarakat selalu mengecek pintu rumah sebelum tidur.

"Kepada masyarakat, pastikan semua pintu rumah benar-benar terkunci, taruh kunci kendaraan ditempat aman, kita Polisi memang selalu siaga menjaga keamanan,namun sulit bagi kita untuk menjaga semuanya jika masyarakat tidak menjaga keamanan kediamannya sendiri," pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top