Menu
Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 ak…

Sleman-KoPi|Ketua Koordin...

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang menerima lebih dari 40.000 pendaftar.

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang me…

Sleman-KoPi| Panitia Loka...

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak cukup hanya pada perlindungan hutan saja.

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak c…

Sleman-KoPi| Gelaran Ko...

Satu kali transaksi, kawanan pengedar pil mendapat keuntungan 15-20 juta.

Satu kali transaksi, kawanan penged…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, namun jangan lupa fasilitas dan lab perlu juga ditingkatkan.

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, n…

Sleman-KoPi| Rektor UGM, ...

Ini tanggapan rektor UGM pada wacana kedatangan dosen asing.

Ini tanggapan rektor UGM pada wacan…

Sleman-KoPi|Rektor Univer...

Cerita perjuangan wisudawan doktoral anak dari Satpam UGM.

Cerita perjuangan wisudawan doktora…

Sleman-KoPi| Tak ada yang...

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor tingkatkan internasionalisasi dosen dan mahasiswanya.

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor t…

Bantul-KoPi| Rektor Unive...

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil besutannya ke kompetisi dunia Juli nanti.

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil bes…

Sleman-KoPi| Tim mahasi...

Prev Next

Kawanan pelaku pencuri mobil di Sleman tertangkap

curanmor2

Sleman-KoPi|Unit Reserse Kriminal Polres Sleman berhasil menangkap 3 kawanan pencuri mobil dan motor di Donoharjo Ngaglik,Sleman. Hasil ini merupakan pengembangan selama satu bulan, tahun lalu. Para pelaku yang melarikan diri mendapat timah panas dari di kaki mereka saat proses penangkapan.

Kepala satuan unit Reserse Kriminal Polres Sleman, Rony Arestya menjelaskan waktu kejadian pencurian terjadi pada tanggal 25 November 2017 ,pukul 04.30 WIB. Para pelaku berhasil ditangkap pada akhir Desember di tahun yang sama.

Rony menjelaskan kronologi kejadian,para pelaku menggunakan metode pencurian mobil baru dengan cara menyelinap masuk kedalam rumah korban dengan cara memanjat tembok, kemudian mencari kunci mobil didalam rumah dan mengambil mobil.

"Awal mulanya ketiga pelaku merencanakan pencurian di wilayah Yogya menggunakan sarana mobil Xenia Rental dan melihat ada mobil Honda Jazz terparkir dihalaman rumah. Kemudian tersangka masuk kedalam rumah dengan cara memanjat tembok untuk mengambil kunci mobil lalu membawa mobil honda Jazz,"ujar Rony saat Pers Release di Kantor Polres Sleman,Kamis (4/1)

Selanjutnya mobil tersebut dititipkan kepada teman tersangka di kandang Ayam Kaliangkrik Magelang. Sementara kerugian yang diderita korban berupa,1 (satu) unit mobil Honda Jazz warna putih keluaran tahun 2014. Rony mengimbuhkan motif pelaku yaitu motif Ekonomi yaitu mengambil mobil milik korban tanpa ijin pemiliknya untuk dijual.

Pengembangan kasus pun berjalan selama satu bulan dan unit reserse ,berhasil melacak dan mengamankan tersangka pada tanggal 30 Desember 2017 Pukul 09.00 WIB disebuah kamar kost di daerah Pemalang Jateng.

Kemudian, Para pelaku yang baru sadar terlacak Polisi berusaha melarikan diri dari kost tersebut. Petugas pun terpaksa mengeluarkan tembakan, kepada kedua pelaku yang berusaha kabur dari kejaran polisi. Satu pelaku bernama samaran Andry, ditembak dikedua kakinya sehingga harus menggunakan kursi roda.

"Saat dilakukan penangkapan 2 orang pelaku melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap sehingga petugas mengeluarkan tembakan. Kemudian ketiga tersangka diamankan petugas di Polres Sleman untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,"jelas Rony.

Dari keterangan tersangka ,Polres Sleman mengetahui ,para tersangka telah melakukan pencurian di wilayah Sleman sebanyak 3 (tiga) kali. Para pelaku lainnya menemani Andry, inisial Aw alias WES , dan MA ,juga telah berhasil mencuri 1 unit mobil Honda Jazz warna Putih keluaran tahun 2013, 1 unit mobil Nissan March warna hitam, keluaran tahun 2016, 1 unit Sepeda Motor Matic warna hitam.

Rony pun menimpali ketiga pelaku akan dikenai pasal pidana 363 KUHP dan ancaman hukuman 7 (tujuh) Tahun penjara.

Sementara itu,Kepala Polres(Kapolres) Sleman, AKBP. M. Firman Lukmanul Hakim, menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati pada keamanan rumah. Ia menyarankan menjelang waktu istirahat, masyarakat selalu mengecek pintu rumah sebelum tidur.

"Kepada masyarakat, pastikan semua pintu rumah benar-benar terkunci, taruh kunci kendaraan ditempat aman, kita Polisi memang selalu siaga menjaga keamanan,namun sulit bagi kita untuk menjaga semuanya jika masyarakat tidak menjaga keamanan kediamannya sendiri," pungkasnya.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top