Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Kasus Ikhwanul Muslimin, Persidangan 2 jurnalis Al Jazeera ditunda

Al Jazeera television journalists Mohamed Fahmy (R) and Baher Mohamed speak to the media outside of a court in Cairo, March 19, 2015. Al Jazeera television journalists Mohamed Fahmy (R) and Baher Mohamed speak to the media outside of a court in Cairo, March 19, 2015.

Mesir- KoPi|Pengadilan Mesir akhirnya menunda kasus persidangan dua wartawan televisi Al Jazeera hingga Rabu 22 April 2015.

Kedua jurnalis ini terjerat dakwaan membantu organisasi teroris, referensi ke Ikhwanul Muslimin.

Kedua jurnalis itu Mohamed Fahmy dan Baher Mohamed. Untuk nasib Baher Mohamed dibebaskan dengan jaminan bulan lalu setelah menghabiskan lebih dari satu tahun dalam tahanan.

Kasus lain wartawan ketiga Al Jazeera, Peter Greste asal Australia dideportasi pada bulan Februari.

Mereka awalnya dihukum antara tujuh dan 10 tahun penjara atas tuduhan menyebarkan kebohongan untuk membantu organisasi teroris, yang tetap mereka elak. Pengadilan tinggi Mesir memerintahkan pengadilan ulang pada bulan Januari. |reuters.com|Winda Efanur FS|

 

back to top