Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kasus Ikhwanul Muslimin, Persidangan 2 jurnalis Al Jazeera ditunda

Al Jazeera television journalists Mohamed Fahmy (R) and Baher Mohamed speak to the media outside of a court in Cairo, March 19, 2015. Al Jazeera television journalists Mohamed Fahmy (R) and Baher Mohamed speak to the media outside of a court in Cairo, March 19, 2015.

Mesir- KoPi|Pengadilan Mesir akhirnya menunda kasus persidangan dua wartawan televisi Al Jazeera hingga Rabu 22 April 2015.

Kedua jurnalis ini terjerat dakwaan membantu organisasi teroris, referensi ke Ikhwanul Muslimin.

Kedua jurnalis itu Mohamed Fahmy dan Baher Mohamed. Untuk nasib Baher Mohamed dibebaskan dengan jaminan bulan lalu setelah menghabiskan lebih dari satu tahun dalam tahanan.

Kasus lain wartawan ketiga Al Jazeera, Peter Greste asal Australia dideportasi pada bulan Februari.

Mereka awalnya dihukum antara tujuh dan 10 tahun penjara atas tuduhan menyebarkan kebohongan untuk membantu organisasi teroris, yang tetap mereka elak. Pengadilan tinggi Mesir memerintahkan pengadilan ulang pada bulan Januari. |reuters.com|Winda Efanur FS|

 

back to top