Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat
New York-KoPi- Presiden AS Barack Obama mengatakan saat ini Ebola adalah serangan besar untuk Afrika Barat. PBB dan Pemerintahan Obama mengadakan pertemuan darurat membahas tentang bantuan militer untuk amankan Ebola.

Mereka sedang mempersiapkan untuk menetapkan 3.000 personel militer AS yang akan dikirim ke Afrika Barat. Pasukan akan memasok dukungan medis, logistic, dan meningkatkan jumlah tempat tidur yang dibutuhkan untuk mengisolasi dan mengobati korban epidemi. 

Para pejabat pemerintah mengatakan dorongan baru mencakup upaya melatih sebanyak 500 pekerja perawatan kesehatan dalam seminggu dan mendirikan 17 fasilitas perawatan kesehatan dengan 100 tempat tidur untuk masing-masing wilayah. 

The Wall Street Journal melaporkan, Presiden Obama berencana meminta Kongres agar menyetujui permintaannya untuk mendanai serangan Ebola sebesar $ 97.300.000.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top