Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat

Kasus Ebola: Obama dan PBB adakan pertemuan darurat
New York-KoPi- Presiden AS Barack Obama mengatakan saat ini Ebola adalah serangan besar untuk Afrika Barat. PBB dan Pemerintahan Obama mengadakan pertemuan darurat membahas tentang bantuan militer untuk amankan Ebola.

Mereka sedang mempersiapkan untuk menetapkan 3.000 personel militer AS yang akan dikirim ke Afrika Barat. Pasukan akan memasok dukungan medis, logistic, dan meningkatkan jumlah tempat tidur yang dibutuhkan untuk mengisolasi dan mengobati korban epidemi. 

Para pejabat pemerintah mengatakan dorongan baru mencakup upaya melatih sebanyak 500 pekerja perawatan kesehatan dalam seminggu dan mendirikan 17 fasilitas perawatan kesehatan dengan 100 tempat tidur untuk masing-masing wilayah. 

The Wall Street Journal melaporkan, Presiden Obama berencana meminta Kongres agar menyetujui permintaannya untuk mendanai serangan Ebola sebesar $ 97.300.000.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top