Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Karya McCurry, dan kisah di balik potret

Karya McCurry, dan kisah di balik potret

 KoPi|Tiga dekade yang lalu, Steve McCurry berhasil mengambil gambar paling ikonik sepanjang masa.

Namun dari semua foto, sang fotografer sangat antusias ketika ia berbicara tentang "Afghan Girl."

"Aku tahu dia memiliki tampilan yang luar biasa, tatapan tajam," kenangnya.



"Ketika saya melihat gambar, aku tahu itu istimewa. Aku menunjukkan kepada editor National Geographic, dan ia melompat berdiri dan berteriak, 'itulah sampul depan kami."

Tidak hanya "Afghan Girl" menjadi cover majalah, tapi yang paling sukses di dalamnya kisah dibalik foto.

Tentang Potret mencolok Sharbat Gula 12 tahun, seorang anak yatim piatu Pashtun di kamp pengungsi Nasir Bagh di perbatasan Afghanistan-Pakistan, diambil pada bulan Desember 1984 dan diterbitkan pada tahun berikutnya.

Wanita, sekarang berusia empat puluhan, dan baru-baru ini ditemukan tinggal di Pakistan.

Steve McCurry, sang fotografer meraih popularitasnya. Gara-gara foto itu berbondong-bondong orang pergi ke kamp di sana.

"Orang-orang mengajukan diri untuk bekerja di kamp-kamp pengungsi karena foto itu," katanya. "Afghanistan sangat bangga, karena gadis miskin tetapi menunjukkan kebanggaan besar, ketabahan dan harga diri.

"Ini menarik perhatian penderitaan mereka, dan menginspirasi banyak orang."

Hal ini juga menyebabkan National Geographic untuk mengatur Dana Anak Afghanistan - dan berarti bahwa sampai hari ini.

Dalam waktu dekat pria 64 tahun ini akan menggelar pameran karyanya pada 6 April di Monza italia.

Menurutnya pekerjaannya sebagai fotografet telah mampu memotret kisah di dalamnya. Dia menyukai profesinya, tak pernah terpikir untuk pensiun.

"Saya percaya bahwa ketika Anda menemukan sesuatu yang Anda sukai, Anda harus melakukannya seumur hidup Anda. Mengapa Anda pensiun dari hal yang anda cintai?  |CNN |Winda Efanur FS|





back to top