Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Karnaval Hari Anak Nasional, Diisi Deklarasi Perlindungan Anak

Karnaval Hari Anak Nasional, Diisi Deklarasi Perlindungan Anak

Jogjakarta-KoPi|Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY menggelar karnaval kampanye Anti Kejahatan Seksual Anak. Arak-arakan karnaval dimulai pukul 14.00 Wib dari DPRD DIY hingga selesai di titik Nol Kilometer.

Acara karnaval ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2015 lalu. Sebelumnya pada Sabtu, 1 Juli 2015 diadakan lomba mural ‘Wall Nation’ dengan menampilkan pesan dan kritikan terhadap tindakan kekerasan terhadap anak. Sementara acara puncak pada 12 Agustus 2015 di GOR Amongrogo.

Menurut kepala BPPM, Kristiana Swasti, karnaval diikuti oleh 1000 peserta dari semua elemen masyarakat. Mereka terdiri dari anak sekolahan dari SMA hingga Paud, LSM perlindungan anak dan kelompok Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Para peserta karnaval mengenakan kostum polisi, dokter kecil dan pakaian batik.

Ketika sampai di titik Nol Kilometer pada pukul 15.00 WIB salah satu kelompok dari Forum Anak Daerah (FAD) DIY membacakan deklarasi Hari Anak Nasional 2015.

Mereka membacakan 10 deklarasi tentang perlindungan anak. Beberapa poin deklarasi, “Pendampingan kesehatan reproduksi kepada anak secaara menyeluruh, adanya jaringan layak anak, sosialisasi rutin tentang hak perlindungan anak secara merata, pelatihan tindak lanut pengembangan perlindungan anak di tingkat dasar,” ujar FAD DIY. |Winda Efanur FS|

back to top