Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Karena Ebola, lagi-lagi Sierra Leone kehilangan seorang dokter

Karena Ebola, lagi-lagi Sierra Leone kehilangan seorang dokter
Sierra Leone-KoPi- Sierra Leone telah kehilangan seorang dokter lagi karena terinfeksi Ebola. Ini merupakan keempat kalinya setelah upaya mentransfer ke luar negeri untuk perawatan medis gagal, kata seorang pejabat pemerintah.

Dr. Olivet Buck meninggal pada hari Sabtu, beberapa jam setelah Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan tidak bisa membantu secara medis mengevakuasi dia ke Jerman, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Brima Kargbo mengatakan kepada The Associated Press. 

Sebelum Buck meninggal, Sierra Leone telah meminta dana dari WHO untuk mengangkutnya ke Eropa. Akan tetapi WHO mengatakan tidak bisa memenuhi permintaan tersebut melainkan akan bekerja untuk memberikan Buck "perawatan terbaik" di Sierra Leone, termasuk kemungkinan akses obat eksperimental. 

Ebola menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh pasien yang sakit membuat dokter dan perawat rentan tertular virus yang saat ini masih belum ada vaksin atau pengobatan yang disetujui. 

Lebih dari 300 pekerja kesehatan telah terinfeksi Ebola di Guinea, Liberia dan Sierra Leone. Hampir setengah dari mereka telah meninggal, menurut WHO. 

Ebola telah memperburuk jumlah dokter dan perawat di negara-negara Afrika Barat. Sekarang  tenaga medis untuk Ebola jumlahnya berkurang dan tidak sebanding dengan jumlah pasien Ebola.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top