Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Kapolda DIY: Yogyakarta masih kondunsif

Kapolda DIY: Yogyakarta masih kondunsif

Jogja-KoPi| Kapolda DIY,  Brigjen Pol Drs Ahmad Dofiri mengajak masyarakat Yogyakarta menjaga ketertiban dan keamanan Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya situasi Yogyakarta saat ini dirasa sedang hangat dengan berbagai gangguan kamtibmas atau ketertiban seperti klitih, intoleransi serta aksi pilwali.

Ahmad Dofiri mengaku dalam menegakkan hukum maka pihaknya bersama Polda DIY akan bertindak tegas.

" Namanya penegakan hukum maka harus tegas dalam penindakan nya," di Kantor POLDA DIY, Rabu (22/2).

Mengenai ketidapuasan dalam pilkada di DIY, Ahmad Dofiri mengatakan itu hal yang wajar sebagai sebuah dinamika pilkada. Menurutnya selama bertahun-tahun Yogyakarta kondusif. Jika ada ketidakpuasan, hal itu bisa diselesaikan di Mahkamah Konstitusi sesuai undang-undang.

"Terkait dengan aksi salah satu paslon,kalo ada ketidak puasaan  ya itu diperbolehkan dengan disalurkan ke MK,sesuai dengan Undang -undang . Yang penting pelaksanaan nya aman tertib,mengikuti ketentuan yang ada,"jelasnya.

Ahmad juga menghimbau agar nantinya semua pihak yang mengawal proses demokrasi pilwali dapat menjaga sikap dengan bijak dan lebih dewasa dalam menyikapi hasil akhir rekapitulasi yang dikeluarkan KPU.

Menyinggung  kasus klitih yang ini terjadi belakangan, Kapolda mengatakan polisi selalu bertindak tegasdalam menangani kasus klithih.Hal itu seperti  telah dilakukan penangkapan 20 orang dengan senjata tajam.

"Kita selama ini menindak tegas dengan keras pada klitih,kalo mereka membawa senjata tajam kita proses dengan UU kepemilikan senjata tajam.," tegasnya. |Syidiq Syaiful  Ardli

back to top