Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Kapolda DIY: Yogyakarta masih kondunsif

Kapolda DIY: Yogyakarta masih kondunsif

Jogja-KoPi| Kapolda DIY,  Brigjen Pol Drs Ahmad Dofiri mengajak masyarakat Yogyakarta menjaga ketertiban dan keamanan Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya situasi Yogyakarta saat ini dirasa sedang hangat dengan berbagai gangguan kamtibmas atau ketertiban seperti klitih, intoleransi serta aksi pilwali.

Ahmad Dofiri mengaku dalam menegakkan hukum maka pihaknya bersama Polda DIY akan bertindak tegas.

" Namanya penegakan hukum maka harus tegas dalam penindakan nya," di Kantor POLDA DIY, Rabu (22/2).

Mengenai ketidapuasan dalam pilkada di DIY, Ahmad Dofiri mengatakan itu hal yang wajar sebagai sebuah dinamika pilkada. Menurutnya selama bertahun-tahun Yogyakarta kondusif. Jika ada ketidakpuasan, hal itu bisa diselesaikan di Mahkamah Konstitusi sesuai undang-undang.

"Terkait dengan aksi salah satu paslon,kalo ada ketidak puasaan  ya itu diperbolehkan dengan disalurkan ke MK,sesuai dengan Undang -undang . Yang penting pelaksanaan nya aman tertib,mengikuti ketentuan yang ada,"jelasnya.

Ahmad juga menghimbau agar nantinya semua pihak yang mengawal proses demokrasi pilwali dapat menjaga sikap dengan bijak dan lebih dewasa dalam menyikapi hasil akhir rekapitulasi yang dikeluarkan KPU.

Menyinggung  kasus klitih yang ini terjadi belakangan, Kapolda mengatakan polisi selalu bertindak tegasdalam menangani kasus klithih.Hal itu seperti  telah dilakukan penangkapan 20 orang dengan senjata tajam.

"Kita selama ini menindak tegas dengan keras pada klitih,kalo mereka membawa senjata tajam kita proses dengan UU kepemilikan senjata tajam.," tegasnya. |Syidiq Syaiful  Ardli

back to top