Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Kantor berita Turki: 109 tentara Rusia tewas di Suriah selama 4 bulan

Kantor berita Turki: 109 tentara Rusia tewas di Suriah selama 4 bulan

Lebih dari seratus tentara Rusia tewas sejak Moskow meluncurkan operasi militer di Suriah pada akhir September untuk mendukung rezim Basyar al-Assad. Demikian keterangan sebuah sumber yang disebut dekat dengan rezim Suriah kepada Anadolu Agency, Turki.

Sumber anonim tersebut mengatakan bahwa ratusan tentara Rusia di Suriah secara rutin ambil bagian sebagai komando garis depan pada berbagai serangan rezim Assad ke wilayah oposisi. Bahkan pasukan khusus Rusia sesekali berpartisipasi dalam operasi bersama dengan pasukan pro rezim.

Militer Rusia diterjunkan di provinsi Latakia, khususnya di daerah Durin, Salma dan Rabia serta pangkalan militer Hmeimim. Mereka juga bertugas sebagai tim operator pesawat dan rudal di provinsi Damaskus, Hama, dan Homs.

Selain itu, Rusia juga hadir di timur laut provinsi al-Hasakah untuk perluasan bandara internasional Qamishli yang dekat perbatasan Turki. Pada tanggal 19 Januari, komite lokal Suriah melaporkan bahwa terdapat 100 tentara Rusia yang dikerahkan di Qamishli.

Sumber menyebut bahwa sebanyak 109 orang tentara Rusia tewas sejak dimulainya operasi militer pada 30 September 2015. Banyak yang tewas dalam pertempuran, sementara beberapa lainnya tewas karena helikopter angkut mereka ditembak jatuh.

Menurut UU Rusia, penyebab kematian tentara di masa damai dianggap sebagai rahasia negara. Hukum Rusia juga melarang untuk memberikan informasi tentang tewasnya pasukan Rusia dalam operasi khusus.

Dukungan Beruang Moskow cuma perluas 1,3% wilayah Assad
Meskipun digempur hebat oleh militer Rusia, pejuang oposisi terus bertahan dari serangan pasukan rezim dan milisi Syi'ah di banyak front pertempuran.

Menurut sebuah laporan pada 11 Januari, luas wilayah yang dikontrol oleh rezim Suriah hanya naik 1,3% dari sebelumnya, meskipun berbulan-bulan telah dibantu Rusia. Walaupun baru-baru ini kemajuan rezim cukup mencolok di utara Latakia, yaitu di daerah Jabal Turkman dan Jabal Akrad. Juga merebut kota Syeikh Miskin di Dara'a.

Di provinsi Aleppo, kekuatan oposisi masih sanggup menguasai setengah wilayah. Serta mempertahankan Idlib yang hampir dikuasai seluruhnya sejak tahun 2015 lalu. Sementara serangan rezim yang didukung Rusia juga gagal memberi hasil berarti di provinsi Hama dan Homs. Pejuang oposisi terus mengontrol Ghoutah Timur di pesisir Damaskus, di tengah pengeboman udara besar-besaran.

Oposisi Suriah bahkan membuat keuntungan strategis terhadap rezim pada awal Rusia mulai turun tangan, dengan memenangkan beberapa pertempuran di provinsi Hama, merebut desa Atshan dan Kafr Nabuda, serta kota strategis Morek dengan memusnahkan 25 tank buatan Rusia.|Anadolu Agency|Risalah|

back to top