Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

"Kami kalah dalam pertempuran melawan ebola”

"Kami kalah dalam pertempuran melawan ebola”
Liberia-Kopi- Bulan lalu dua tenaga medis dari Amerika termasuk salah satu dari SIM dievakuasi ke Amerika Serikat untuk pengobatan setelah tertular Ebola di Liberia. 

Keduanya menerima obat percobaan yang dikenal sebagai ZMapp dan pulih dari Ebola. Produsen mengatakan telah kehabisan persediaan obat dan itu akan memakan waktu berbulan-bulan untuk bisa menghasilkan obat yang lebih banyak. 

Lembaga medis Medecins sans Frontieres mengatakan bahwa dunia sedang "kalah dalam pertempuran" melawan Ebola. 

Wabah ini merupakan bencana biologis global yang harus ditangani dengan cepat sebelum menyebar terlalu jauh. Semua bentuk bantuan dan tenaga medis sangat dibutuhkan Afrika Barat saat ini, tegas lembaga medis Medecins sans Frontieres.

Sebelumnya pada tanggal 8 Agustus WHO (Organisasi Kesehatan Dunia PBB) mengumuman bahwa epidemic Ebola merupakan suatu 'keadaan darurat yang menjadi keprihatinan internasional' .

Irfan Ridlowi

Sumber : news.com

 

back to top