Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Jusuf Kalla membuka Kongres GP Anshor XV

Jusuf Kalla membuka Kongres GP Anshor XV

Jogja-KoPi "Berjuang bukan hanya dalam artian fisik namun berjuang dalam perekonomian", kata Jusuf Kalla dalam sambutannya ketika membuka Kongres Gerakan Pemuda (GP) Anshor XV di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Kamis 26 November 2015.

Kongres GP Anshor XV yang diikuti oleh seluruh anggota seluruh Indonesia, akan berlangsung selama 3 hari mulai 25-27 November 2015. Agenda utamanya adalah memilih Ketua Umum GP Anshor periode 2015-2020. Acara Pembukaan juga dihadiri para tokoh lainnya seperti Sultan Hamengkubuwono X, Muhaimin Iskandar, dan Khalid Mawardi.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla mengapreasi Kongres GP Ansor XV dan menaruh harapan besar pada GP Anshor untuk ikut berjuang dalam memajukan perekonomian Indonesia.

“Kita kekurangan toko, industri, lapangan kerja, dan kerajinan dalam negara ini,” jelas Jusuf Kalla.

Kongres kali ini mengambil tema Menjaga Keutuhan Bangsa, Memperkuat Kedaulatan Negara, Meluhurkan Nilai Kemanusiaan. Tema ini diambil untuk memperkuat solidaritas GP Anshor se-Indonesia, agar dapat memaksimalkan peran stratetegi dalam memajukan Indonesia.

Pimpinan Umum GP Anshor, Nusron Wahid, menjelaskan bahwa kongres kali ini bertujuan agar GP Anshor dapat memaksimalkan perannya dalam memajukan Indonesia, karena wajah GP Anshor adalah wajah Nadhatul Ulama masa depan, dan wajah Nadhatul Ulama adalah wajah Indonesia di masa depan.

Sementara, Sultan Hamengkubuwono X mengapresiasi tema ini sebagai tema yang sangat tepat, karena globalisasi telah mengubah kehidupan dan mengendorkan rasa solidaritas sehingga diperlukan penguatan sosial dan kesadaran bahwa perbedaan adalah kekuatan terbesar. |Frenda Yentin∣Cucuk Armanto|

back to top