Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Jurnalis Muslim ini jadi model majalah Playboy berhijab pertama

Jurnalis Muslim ini jadi model majalah Playboy berhijab pertama
KoPI | Kalau mendengar nama majalah Playboy, pasti terbayang majalah dengan model-model cantik tanpa busana. Lalu bagaimana jadinya bila seorang Muslimah Amerika berpose untuk majalah tersebut?
 

Noor Tagouri, seorang jurnalis Amerika keturunan Libya baru-baru ini menjadi perempuan Muslim pertama yang menjadi model majalah dewasa tersebut. Namun, berbeda dengan model Playboy lain, ia tampil dengan mengenakan hijab dan pakaian tertutup yang terdiri dari jaket kulit, celana hitam, dan sepatu sneakers putih.

Foto tagouri tersebut dimuat di mahalah Playboy edisi Oktober 2016. Edisi tersebut masuk dalam rangkaian seri penerbitan Renegade. Seri tersebut dimaksudkan untuk merayakan keberanian para penciptanya dalam membengkokkan peraturan.

“Sebagai seorang aktivis yang tangguh dengan hasrat untuk menginginkan perubahan, didukung dengan penampilan yang cantik, Tagouri memaksa kita untuk bertanya pada diri kita mengapa kita menghadapi kesulitan membungkus pikiran kita terhadap wanita muda yang secara sukarela menutup rambut mereka,” tulis Playboy dalam majalah mereka.

Foto Tagouri di Playboy tersebut tak urung memunculkan kritik. Beberapa orang terkejut melihat seorang wanita Muslim tampil di majalah tersebut.

“Apa kita perlu menghubungkan diri dengan institusi yang selama ini memperlakukan wanita sebagai obyek demi menantang persepsi masyarakat dan merayakan pemberdayaan wanita? Inikah cara kita mengambil kembali narasi kita?” tulis blogger Nishaat Ismail yang sama-sama mengenakan hijab.

Ada juga yang memuji keputusan Tagouri berpose untuk Playboy, seperti Aymann Ismail, produser situs video Slate. “Sering perempuan Muslim didikte harus berpakaian dan bertindak bagaimana oleh kelompok lain yang bukan perempuan atau Muslim. Bagi perempuan Muslim yang memilih berhijab, penampilan luar yang menunjukkan keyakinan mereka membuat mereka rentan,” tulis Ismail.

 

Tagouri merupakan warga Amerika keturunan Libya generasi pertama dari West Virginia. Ia memiliki impian untuk menjadi anchor (pembawa berita) berhijab pertama di televisi komersial Amerika. Pada tahun 2012 ia meraih perhatian secara online ketika memposting foto dirinya di meja berita ABC 7 News, dengan kutipan: ‘Pembawa berita berhijab pertama di televisi Amerika’. Foto tersebut menjadi viral dan memunculkan kampanye dengan tagar #LetNoorShine yang mendorong orang lain untuk menerima identitas dan mengejar impian mereka. | Daily Mail

back to top