Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Jumenengan KBPH Prabu Suryodilogo menjadi Paku Alam X

Jumenengan KBPH Prabu Suryodilogo menjadi Paku Alam X

Jogjakarta-KoPi| Alunan gamelan menggema memecah riuh pikuk kebisingan warga di Pura Pakualaman. Keriuhan tampak di luar Pura menjelang detik-detik jumenengan Kanjeng Bendara Pangeran Haryo (KBPH) Prabu Suryodilogo menjadi Paku Alam X. Pura Pakualaman mulai dipadati tamu undangan.

Hingga pukul 8.20 WIB suasana pintu gerbang utama masih disesaki mobil-mobil tamu undangan.

Tampak jajaran anggota dewan, politisi, akademisi, pemuka agama dan seniman lokal dan nasional turut hadir menyaksikan prosesi jumenengan, seperti Menteri Pendidikan Anis Baswedan, Menteri Dalam Negri Tjahyo Kumolo. Para tamu undangan hadir dengan memakai baju peranakan.

paku2

Artis sekaligus pelawak senior Indro Warkop juga turut hadir mengenakan pakaian adat berwarna hitam.

Sementara masyarakat biasa hanya bisa melihat dari luar kraton. Salah warga merasa kecewa tidak diperbolehkan masuk. "Tidak boleh, yang undangan. Tapi katanya kalau tadi bisa, Mbak,"kata warga.

Prosesi jumenengan dijadwalkan berlangsung sejak pukul 08.15-11.30 WIB. Sementata kirab akan berlangsung pada 14.00 WIB.

Selama prosesi akses jalan Sultan Agung ditutup sementara. |Winda Efanur FS| Cucuk Armanto|

back to top