Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jose Mourinho ejek pelatih Everton

Jose Mourinho. (foto: EPA) Jose Mourinho. (foto: EPA)
KoPi | Pelatih Chelsea, Jose Mourinho baru-baru ini membuat pernyataan yang mengandung unsur ejekan kepada Pelatih Everton, Roberto Martinez. Hal itu dilakukan Mourinho setelah Martinez mengatakan tak akan menjual pemainnya, John Stones.

Juara bertahan Premier League itu sempat membuat tawaran 20 juta euro untuk Stones namun ditolak.  Martinez menyuarakan ketidaksenangannya dengan tawaran Chelsea untuk Stones dan bersikeras klubnya tidak berniat menjual sang pemain.

Tidak pelak Mourinho pun balik menyerang pernyatan Martinez yang mengatakan Chelsea senang membuat pemain bintang klub bimbang.

Bagi Mourinho semua klub berhak mengajukan penawaran terhadap suatu pemain jika memang tertarik mendapatkannya, dengan harga berapapun.

“Pada tanggal 1 September kami akan melakukan upaya untuk musim depan. Karena pada saat ini, sampai tanggal 31 Agustus, ditutup. Bursa tranfer pemain ditutup. Kita semua di dunia yang aneh. Kami pikir itu terbuka tetapi tidak terbuka. Hal ini ditutup. Jadi pada tanggal 1 September kami akan membuat tawaran untuk musim depan,” kata Mourinho dikutip dari FourFourTwo.

Mourinho melanjutkan ejekannya itu untuk menjengkelkan Martinez dengan menyebut Everton sebagai ‘klub kecil’.

“Ini pasar yang bagus,” lanjut pelatih asal Portugal tersebut. “Itu sebabnya klub yang lebih kecil, jika mereka memiliki pemain muda Inggris yang menarik, mereka menggunakan cara yang benar bagi mereka. Saya tidak mengkritik mereka. Mereka memainkan pasar untuk diri mereka sendiri. Jika klub-klub besar tidak ingin pergi ke batas-batas tertentu, mereka harus membuat keputusan.”

“Itu adalah pasar sekarang, Anda hanya membayar jika Anda ingin. Jika Anda tidak ingin membayar, jangan membayar. Ini sesederhana itu. Pasar tidak memiliki aturan atau batasan dari musim ke musim,” tutup Mourinho.

Ledekan Mou itu tentu saja taktik untuk mendapatkan pemain yang diinginkannya. Sebaliknya, cara Martinez menolak menjual pemain adalah taktik agar harga jual pemin meningkat. Setidaknya itu yang terjadi pada Liverpool ketika menjual Sterling dengan harga 49 juta euro kepada Manchester City. | Aditya Wicaksana WP

back to top