Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Jose Mourinho ejek pelatih Everton

Jose Mourinho. (foto: EPA) Jose Mourinho. (foto: EPA)
KoPi | Pelatih Chelsea, Jose Mourinho baru-baru ini membuat pernyataan yang mengandung unsur ejekan kepada Pelatih Everton, Roberto Martinez. Hal itu dilakukan Mourinho setelah Martinez mengatakan tak akan menjual pemainnya, John Stones.

Juara bertahan Premier League itu sempat membuat tawaran 20 juta euro untuk Stones namun ditolak.  Martinez menyuarakan ketidaksenangannya dengan tawaran Chelsea untuk Stones dan bersikeras klubnya tidak berniat menjual sang pemain.

Tidak pelak Mourinho pun balik menyerang pernyatan Martinez yang mengatakan Chelsea senang membuat pemain bintang klub bimbang.

Bagi Mourinho semua klub berhak mengajukan penawaran terhadap suatu pemain jika memang tertarik mendapatkannya, dengan harga berapapun.

“Pada tanggal 1 September kami akan melakukan upaya untuk musim depan. Karena pada saat ini, sampai tanggal 31 Agustus, ditutup. Bursa tranfer pemain ditutup. Kita semua di dunia yang aneh. Kami pikir itu terbuka tetapi tidak terbuka. Hal ini ditutup. Jadi pada tanggal 1 September kami akan membuat tawaran untuk musim depan,” kata Mourinho dikutip dari FourFourTwo.

Mourinho melanjutkan ejekannya itu untuk menjengkelkan Martinez dengan menyebut Everton sebagai ‘klub kecil’.

“Ini pasar yang bagus,” lanjut pelatih asal Portugal tersebut. “Itu sebabnya klub yang lebih kecil, jika mereka memiliki pemain muda Inggris yang menarik, mereka menggunakan cara yang benar bagi mereka. Saya tidak mengkritik mereka. Mereka memainkan pasar untuk diri mereka sendiri. Jika klub-klub besar tidak ingin pergi ke batas-batas tertentu, mereka harus membuat keputusan.”

“Itu adalah pasar sekarang, Anda hanya membayar jika Anda ingin. Jika Anda tidak ingin membayar, jangan membayar. Ini sesederhana itu. Pasar tidak memiliki aturan atau batasan dari musim ke musim,” tutup Mourinho.

Ledekan Mou itu tentu saja taktik untuk mendapatkan pemain yang diinginkannya. Sebaliknya, cara Martinez menolak menjual pemain adalah taktik agar harga jual pemin meningkat. Setidaknya itu yang terjadi pada Liverpool ketika menjual Sterling dengan harga 49 juta euro kepada Manchester City. | Aditya Wicaksana WP

back to top