Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jokowi: Silang pendapat para menteri adalah dinamika biasa

Jokowi: Silang pendapat para menteri adalah dinamika biasa

Binjai-KoPi| Presiden Jokowi di sela kunjungannya di Binjai Sumatra Utara menegaskan persilangan pendapat di antara para menteri merupakan dinamika biasa dan merupakan pembelajaran.

"Silang pendapat apa? Ya, itu dinamika biasa. Saya masih senyum gini," kata Presiden Jokowi, usai meninjau proyek pembangunan jalan tol Medan-Binjai di Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Rabu.

Presiden menyebutkan bahwa perbedaan merupakan hal biasa yang terjadi dan merupakan dinamika.

"Itu menjadi sebuah pembelajaran publik, mana yang benar dan mana yang tidak benar," kata Presiden, dalam kunjungan kerja yang juga diikuti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Namun, Presiden Jokowi menambahkan bahwa apapun yang terjadi bagi para menteri, semuanya harus satu visi dengan presiden.

Sementara itu Novri Susan, Sosiolog konflik mengatakan persilangan pendapat di antara para menteri, terutama berkaitan dengan isu Freeport bisa jadi adalah bentuk manajemen konflik untuk membuat presiden tetap bersih. Sementara kepentingan Freeport tetap aman.
"Tapi, perlu diuji dulu, apakah pertentangan itu kemudian mengerucut dengan keputusan presiden atau kemudian tetap kabur dengan keputusan tetap pada Sudirman Said, misalnya." |Antara|KoPi|

back to top