Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Jokowi mencoret 8 calon menteri merah

Jokowi mencoret 8 calon menteri merah

Jakarta-KoPi. Jokowi harus mecoret delapan calon menteri yang mendapat rambu-rambu merah dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Menjawab pertanyaan wartawan Jokowi menyatakan akan mengganti yang mendapat warna merah dengan figur lain.

"Masak tidak diganti, nanti siapa yang mengisi? Jelasnya.

Soal nama-nama kedelapan orang tersebut presiden yang baru saja dilantik ini tidak bisa menyampaikan kepada publik. Dia juga menghimbau agar masyarakat dan media tidak berspekulasi. Banyak edaran susunan kabinet yang berbeda-beda.

Para pengganti menurut Jokowi akan diambil dari mereka yang sejak tanggal 20 Oktober diundang ke istana negara dan nama-nama lain atau baru.

Laporan KPK dan PPATK menyebabkan Jokowi harus berpikir ulang untuk mencari figur-figur pengganti. Sampai saat ini masyarakat masih menanti siapa saja mereka yang akan duduk di tim kabinet Koalisi Indonesia Hebat.

 

E. Heramawan

 

back to top