Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Jokowi : Mancanegara kagum dengan kamejemukan Indonesia

Jokowi : Mancanegara kagum dengan kamejemukan Indonesia
Sleman-Kopi|Dalam kunjungannya ke Kongres Pancasila ke IX di UGM,Presiden Jokowi mengatakan kemajemukan Indonesia mendapat pertanyaan dan masukan dari banyak kepala negara dunia.
Pesan dan kesan tersebut ia dapa saat dirinya melakukan kunjungan dan pertemuan antarkepala negara beberapa waktu sebelumnya. Mereka sering bertanya kepada Jokowi bagaimana pengelolaan negara Indonesia yang damai meski memiliki banyak suku bangsa.
 
"Saya bertemu dengan kepala negara seperti presiden,PM dan raja ,Saya selalu sampaikan bahwa indonesia terdiri dari 17 ribu pulau,memiliki 714 suku yang beragam,dan 1100 lebih bahasa lokal. Mereka bertanya balik bagaimana mengelolanya?managementnya  apa?,mereka mengungkapkan bahwa mereka sangat terkagum dengan Indonesia,"ujarnya saat menyampaikan sambutan Kongres Pancasila di UGM ,Sabtu (22/7).
 
Selain itu, Jokowi juga menceritakan salah satu pertemuannya yang paling berkesan dengan Presiden Afganistan,Asif Ragani. Asif mengungkapkan kepada presiden Jokowi bahwa indonesia sangat mirip dengan Afganistan serta memiliki  potensi terjadi perpecahan konflik seperti yang terjadi di Afganistan.
 
"Afganistan punya kekayaan alam yang hampir mirip dengan Indonesia ,ladang minyak dan tambang emas yang besar namun karena gesekan konflik maka terjadi lah peperangan.Kekayaan disana kurang terkelola dengan baik. Konflik pun terus berkecamuk selalu terjadi ,dan saat ini  ada 40 kelmpok yg saling berperang. Padahal mereka hanya memiliki 2 suku,"
 
Pada pertemuannya dengan Presiden Afganistan, ia mendapatkan masukan dari Asif agar tetap menjaga keragaman Indonesia dan kedamaian antar sesama di Indonesia. Pengendalian gesekan menjadi kunci utama agar konflik tidak terjadi di suatu negara. 
 
Presiden pun menanggapi bahwa Indonesia sebenarnya sudah memiliki solusi pada potensi gesekan di Indonesia yaitu Pancasila. Pancasila menjadi alat peredaman konflik antar suku bangsa di Indonesia. 
 
Dari masukan Presiden Afganistan tersebut,Jokowi pun menghimbau kepada peserta Kongres Pancasila dan seluruh warga indonesia agar belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui konflik dan perang. Ia mengatakan pancasila dapat menjadi pemersatu bangsa dalam menyatukan kemajemukan Indonesia.
 
"Bagaimana kita buat majemuk,bhineka bisa satu,rukun dan damai? Jawaban saya karena indonesia punya Pancasila. Alhamdulilah kita bisa hidup gotong royong karena Pancasila. Indonesia diharapkan menjadi rujukan internasional sebagai contoh negara yang rukun dan damai dalam kemajemukan dunia,"tandasnya.| Ardli
 
back to top