Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Agenda Tol Laut Jokowi

Agenda Tol Laut Jokowi

KoPi-Program Tol Laut yang diwacanakan pemerintahan Jokowi ternyata tidak hanya mengenai pembangunan beberapa pelabuhan. Program ini akan terintegrasi dengan beberapa pembangunan lainnya seperti perluasan jaringan rel kereta serta persiapan armada truk dan bus yang lebih berkompatibel. Hal itulah yang coba dijelaskan Jokowi dalam akun facebooknya Jumat (14/11).

Jokowi berharap, dengan adanya mobilitas yang tinggi dari sistem logistik berbasis laut ini, perekonomian masyarakat Indonesia yang sehat pun akan tumbuh.

“Kepadatan penduduk di Jawa akan dipecahkan bila wilayah-wilayah kantung ekonomi dibangun secara merata di luar Jawa terutama wilayah Indonesia timur. Pusat-pusat dagang dibangun, pertanian diperluas diversifikasinya, perikanan ditingkatkan penghasilannya dan pelabuhan-pelabuhan ramai lalu lintas kontainer berisi barang-barang bisa disebar secara merata sehingga pasar-pasar hidup, ekonomi berputar cepat” jelas Jokowi.

Bagi presiden ke-7 Indonesia ini, percepatan ekonomi bangsa Indonesia harus sesuai dengan irama percepatan ekonomi internasional, baik di kawasan ASEAN, Asia Pasifik dan bahkan Ekonomi Dunia. Dan agenda Tol Laut adalah jawaban pertama percepatan pertumbuhan tersebut.

Agenda Tol Laut merupakan program yang mempersiapkan pelabuhan baik secara sistem maupun infrastruktur, agar nantinya dapat melayani kapal berukuran besar. Kapal-kapal besar cukup membongkar-muat barang, setelah itu mereka bisa melanjutkan perjalanan tanpa harus berganti kapal berukuran kecil. Inilah yang menyebabkan program Tol Laut tidak hanya persoalan di pesisir tetapi juga mendalam hingga ke daratan.

Jokowi telah mengungkapkan hal ini dalam diplomasi dunia internasional. Ia merasa konflik-konflik antar negara di kawasan tertentu akan dapat selesai dengan sendirinya jika ada semangat saling pengertian dan saling menguntungkan antar negara-negara tersebut.

“Dan kita bisa hidup dengan bahasa Ko-Eksistensi, saling mengakui dan menghormati keberadaan masing-masing dalam pergaulan dunia internasional,” pungkasnya. |Anisah Haidaratul Hanifah|

back to top