Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Jogja International Air Show targetkan 75 ribu pengunjung

Jogja International Air Show targetkan 75 ribu pengunjung

Jogja International Air Show targetkan 75 ribu pengunjung dalam waktu 5 hari, mulai dari tanggal 26-30 April 2017.

Jogja-KoPiJogja International Air Show merupakan event tahunan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta bekerja sama dengan FASI DIY, dan telah diadakan sebanyak 12 kali. Event kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dengan melibatkan Pengda FASI seluruh Indonesia dan penggiat olahraga dirgantara dari negara lain.

“Bedanya Jogja International Air Show kali ini dengan Jogja Air Show sebelumnya yaitu keterlibatan atlet olahraga terbang dari 8 negara lain. Sehingga namanya berubah menjadi Jogja International Air Show, dulunya hanya Jogja Air Show”, jelas Ir. Novianto Samyoga, Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto.

Sementara, M T Morris, Wakil Ketua JAS, menjelaskan bahwa terdapat 19 daerah di Indonesia yang berpartisipasi dalam event ini. Selain itu, juga terdapat 62 atlet yang berasal dari Malaysia, Philipina, Thailand, Korea Selatan, Australia, Amerika, Norwegia, Belgia, Rusia, dan Cina.

Perbedaan lain juga terlihat dari tempat pelaksanaan Jogja International Air Show. Jogja International Air Show kali ini akan diadakan di 6 tempat wisata Yogyakarta, yaitu di Lapter Gading Gunung Kidul (26 April 2017), di Lapangan Shiwa Candi Prambanan, Sleman (27 April 2017), Alun-alun Wates Kulon Progo (28 April 2017), Candi Borobudur (28 April 2017), Alun-Alun Utara dan Jalan Malioboro (29 April 2017), serta pada tanggal 30 April 2017 di Depok Airstrib Bantul.

“Kalau dulu hanya diadakan di Depok, kini diadakan di 6 tempat. Dengan harapan mampu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara”, jelas Samyoga.

Selain itu, olahraga kedigantaraan yang ditampilkan juga lebih beragam, mulai dari Jumper Gun yang menggunakan Pesawat C130, Spot Landing, Gantole, Aerotowing, terjun payung, paramotor (para layang), Chuck Glider, serta Bogie Jumping.

Sehingga, Jogja International Air Show optimis untuk mencapai target jumlah pengunjung sebanyak 75 ribu, dengan asusmsi pe perincian 50 ribu ada di kawasan pantai, 20 ribu di kawasan kota, dan 5 ribu ada dikawasan candi prambanan.

“Kami targetkan dapat mencapai 75 ribu pengunjung, dengan 50 ribu ada di kawasan pantai, 20 ribu di kawasan kota, dan 5 ribu ada dikawasan candi prambanan. Target ini lebih besar dari jumlah pengunjung tahun kemarin yang mencapai 50 ribu pengunjung”, pungkas Samyoga.

back to top