Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Jogja International Air Show (JIAS) di langit Candi Prambanan

Jogja International Air Show (JIAS) di langit Candi Prambanan

Sleman-KoPi│FASI DIY dan TNI AU Yogyakarta mengadakan Jogja International Air Show (JIAS) di lapangan siwa mandala, Candi Prambanan Yogyakarta, Kamis (27/4).

Jogja International Air Show di Candi Prambanan ini menampilkan berbagai olahraga kedirgantaraan, diantaranya terjun payung, solo aerobotic, gantole, bogie jumping, aeromodelling, serta Jupiter Aerobatic Team (JAT).

JIAS sendiri menurut Komandan Lanud (Danlanud) Adisutjipto, Ir. Novianto Samyoga, bertujuan sebagai sarana untuk mewujudkan ekspresi bagi para atlet olahraga kedirgantaraan, mendekatkan TNI AU dan olahraga kedirgantaraan kepada masyarakat, serta sebagai magnet untuk menarik wisatawan ke Yogyakarta.

JIAS kali ini berbeda dengan Jogja Air show tahun lalu karena melibatkan 18 negara dari seluruh dunia.

“JIAS kali ini melibatkan 18 negara, meliputi Amerika, China, Uni Emirates Arab, Jerman, Korea, Singapura, dan lainnya. Selain itu, JIAS juga diadakan diseluruh kabupaten yang ada di Yogyakarta tidak hanya di Depok”, jelas Samyoga.

Sementara, pemerintah kabupaten Sleman yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi, SH. MH mendukung dan menyambut baik JIAS dan berharap agar menjadi agenda tahunan.

“JIAS memiliki fungsi strategis untuk memajukan pariwisata di Sleman, karena dapat menjadi pilihan bagi mereka yang berkunjung. Dan untuk yang dari luar negeri bisa mengenal objek wisata Sleman”, jelas Sumadi.

back to top