Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Jogja Action Marching 2014

Jogja Action Marching 2014

Yogyakarta-KoPi, Sabtu sore (08/03/2014) pukul 15.00 wib diselenggarakan Kirab Seni dan Budaya Street Parade di titik nol km Yogyakarta. Acara tersebut di hadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Walikota Yogyakarta dan Komite Olahraga Nasional Indonesia.

Jogja Action Marching (JAM) di Kota Yogya ini bertujuan untuk mengembangkan program yayasan marching band di Jakarta, karena marching band itu adalah karakter belsing untuk pemuda. Anak yang suka marching band biasanya lebih sehat, jauh dari narkoba karena banyak yang di lakukan seperti bergerak membentuk barisan, mendengarkan irama musik, melihat yang semua itu organ tubuhnya pasti aktif.
“Seandainya setiap sekolah ada marching band saya yakin seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba itu bisa berkurang,” ujar ketua panitia pelaksanaan JAM Lisa Ayodhia S.H.


JAM ini diselenggarakan oleh yayasan DPNB bekerjasama dengan perwakilan di Yogya atau dikenal sebagai DPNB dan didukung oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga. Untuk dana, panitia tidakmau menyebut jumlahnya


“Pokonya banyak, memangnya kamu mau bantu, ujar Lisa Ayodhia SH pada wartawan KoPi, ketika ditanya berapa jumlah dananya.


 Acara ini pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia. Panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan bagi setiap group marching band yang dinilai juri sebagai group yang paling baik. Ada uang pembinaan sebesar Rp 10 juta untuk group marching band yang punya nilai tertinggi yang diberikan oleh juri.


Festival Jogja Marching Band (JAM) 2014 yang didukung oleh Kemenpora ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta.


Harapan kita akan banyak wisatawan yang akan berkunjung dan menyaksikan Jogja Action Marching Band (JAM) 2014, agar acara ini dapat berkelanjutan setiap tahun.


Reporter: Sarah lee, Taufik Hidayat

back to top