Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Jogja Action Marching 2014

Jogja Action Marching 2014

Yogyakarta-KoPi, Sabtu sore (08/03/2014) pukul 15.00 wib diselenggarakan Kirab Seni dan Budaya Street Parade di titik nol km Yogyakarta. Acara tersebut di hadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Walikota Yogyakarta dan Komite Olahraga Nasional Indonesia.

Jogja Action Marching (JAM) di Kota Yogya ini bertujuan untuk mengembangkan program yayasan marching band di Jakarta, karena marching band itu adalah karakter belsing untuk pemuda. Anak yang suka marching band biasanya lebih sehat, jauh dari narkoba karena banyak yang di lakukan seperti bergerak membentuk barisan, mendengarkan irama musik, melihat yang semua itu organ tubuhnya pasti aktif.
“Seandainya setiap sekolah ada marching band saya yakin seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba itu bisa berkurang,” ujar ketua panitia pelaksanaan JAM Lisa Ayodhia S.H.


JAM ini diselenggarakan oleh yayasan DPNB bekerjasama dengan perwakilan di Yogya atau dikenal sebagai DPNB dan didukung oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga. Untuk dana, panitia tidakmau menyebut jumlahnya


“Pokonya banyak, memangnya kamu mau bantu, ujar Lisa Ayodhia SH pada wartawan KoPi, ketika ditanya berapa jumlah dananya.


 Acara ini pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia. Panitia menyediakan hadiah berupa uang pembinaan bagi setiap group marching band yang dinilai juri sebagai group yang paling baik. Ada uang pembinaan sebesar Rp 10 juta untuk group marching band yang punya nilai tertinggi yang diberikan oleh juri.


Festival Jogja Marching Band (JAM) 2014 yang didukung oleh Kemenpora ini juga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan yang sedang berkunjung ke Yogyakarta.


Harapan kita akan banyak wisatawan yang akan berkunjung dan menyaksikan Jogja Action Marching Band (JAM) 2014, agar acara ini dapat berkelanjutan setiap tahun.


Reporter: Sarah lee, Taufik Hidayat

back to top