Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Jimly Ashiddiqie gagal masuk nominasi ketua KPK

Jimly Ashiddiqie gagal masuk nominasi ketua KPK

Jakarta-KoPi| Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashiddiqie dan mantan Danpuspom Hendardji Sopandjie tidak masuk dalam jajaran nama yang diserahkan kepada presiden.

Presiden Joko Widodo mengumumkan delapan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menerima dari Pansus KPK tadi pagi (1/9).

"Yang ini sudah diseleksi berdasarkan integritas, berdasarkan kompetensi, berdasarkan leadership, berdasarkan independensi dan pengalaman yang terkait pemberantasan korupsi," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka.

Delapan nama itu terbagi menjadi empat komponen, masing-masing dengan kombinasi dua nama.
Kedelapan nama dibagi  empat kategori yaitu kategori pencegahan, penindakan, manajemen, supervisi, serta koordinasi. Mereka adalah, untuk pencegahan Saut Situmorang (Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara) dan Surya Tjandra (Pengacara Publik dan Dosen Universitas Katolik Atma Jaya).

Untuk penindakan, Alexander Marwata (hakim ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi/Tipikor Jakarta) dan Basaria Panjaitan (Polri). Untuk manajemen, Agus Rahardjo (mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah/LKPP), dan Sudjanarko.

Kemudian untuk kategori supervisi koordinasi dan monitoring adalah Johan Budi Sapto Pribowo dan La Ode Muhammad Syarif (Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar dan Senior Adviser Partnership for Governance Reform in Indonesia).

Kedelapan nama ini akan diserahkan presiden besok ke parlemen."Itu delapan nama yang bisa saya sampaikan. Segera dari delapan nama ini besok saya siapkan suratnya untuk segera saya sampaikan ke DPR," kata dia lagi.

Tidak lolosnya Jimly Ashiddiqie memunculkan spekulasi bahwa pansel telah disetir kepentingan tertentu.

back to top