Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Jika Freeport diambil alih tahun 2021 tak ada konsekuensi hukum dan finasial

Jika Freeport diambil alih tahun 2021 tak ada konsekuensi hukum dan finasial

Sleman-KoPi| Pengambil-alihan Freeport di tahun 2021 tidak akan ada konsekuensi hukum dan finansial yang ditanggung Indonesia. Jika kalah, sebaliknya Indonesia akan menikmati SDA yang telah lama dijarah Freeport.

"Tidak ada konsekuensi, jika Freeport diambil alih di tahun 2021, baik konsekuensi hukum atau finansial. Kita mampu secara finansial, Kita masih punya cadangan SDA yang banyak," ujar Fahmy Radhi, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, pada saat seminar bulanan PSEK UGM, Kamis (26/1).

Fahmy Radhi juga menjelaskan bahwa resiko mungkin malah akan terjadi ketika Freeport diambil alih saat ini. Menurutnya, Donald Trump mungkin akan menjadi pengambil alih Freeport untuk menyerang Indonesia.

"Kalau tahun 2021 tidak ada konsekuensi hukum maupun finansial. Kalau masalah mampu tidaknya kita sangat mampu. Kalau kurang SDM terpaksa kita pakai expertnya Freeport, yg penting tuannya adalah Negara yang mengatur BUMN, bukan tergantung pada Freeport," papar Fahmy Rahdi.

Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia dapat menjadi jaminan Indonesia untuk mencari pinjaman dana dalam mengelola tambang yang diambil alih Freeport.

"Tidak ada kata tidak mampu bagi Indonesia untuk mengelola tambang Freeport, kalau kata Jero Wacik kita tidak mampu, kurang SDM, teknologi maupun uang bukan jadi alasan yang pas untuk saat ini," ujar Fahmy Radhi.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah merebut kedaulatan akan tambang Freeport. "Kalau tidak punya teknologi ya dibeli, kalau tidak punya uang ya dicari dengan jaminan tadi", tambahnya.

back to top