Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Jika Freeport diambil alih tahun 2021 tak ada konsekuensi hukum dan finasial

Jika Freeport diambil alih tahun 2021 tak ada konsekuensi hukum dan finasial

Sleman-KoPi| Pengambil-alihan Freeport di tahun 2021 tidak akan ada konsekuensi hukum dan finansial yang ditanggung Indonesia. Jika kalah, sebaliknya Indonesia akan menikmati SDA yang telah lama dijarah Freeport.

"Tidak ada konsekuensi, jika Freeport diambil alih di tahun 2021, baik konsekuensi hukum atau finansial. Kita mampu secara finansial, Kita masih punya cadangan SDA yang banyak," ujar Fahmy Radhi, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM, pada saat seminar bulanan PSEK UGM, Kamis (26/1).

Fahmy Radhi juga menjelaskan bahwa resiko mungkin malah akan terjadi ketika Freeport diambil alih saat ini. Menurutnya, Donald Trump mungkin akan menjadi pengambil alih Freeport untuk menyerang Indonesia.

"Kalau tahun 2021 tidak ada konsekuensi hukum maupun finansial. Kalau masalah mampu tidaknya kita sangat mampu. Kalau kurang SDM terpaksa kita pakai expertnya Freeport, yg penting tuannya adalah Negara yang mengatur BUMN, bukan tergantung pada Freeport," papar Fahmy Rahdi.

Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia dapat menjadi jaminan Indonesia untuk mencari pinjaman dana dalam mengelola tambang yang diambil alih Freeport.

"Tidak ada kata tidak mampu bagi Indonesia untuk mengelola tambang Freeport, kalau kata Jero Wacik kita tidak mampu, kurang SDM, teknologi maupun uang bukan jadi alasan yang pas untuk saat ini," ujar Fahmy Radhi.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah merebut kedaulatan akan tambang Freeport. "Kalau tidak punya teknologi ya dibeli, kalau tidak punya uang ya dicari dengan jaminan tadi", tambahnya.

back to top