Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Jet Rusia ditembak jatuh, Perang Dingin dikhawatirkan bakal terulang

Jet Rusia ditembak jatuh, Perang Dingin dikhawatirkan bakal terulang
KoPi| Hubungan antara Turki dengan Rusia memanas setelah jet tempur Turki menembak jatuh pesawat tempur milik Rusia di perbatasan Suriah. Otoritas keamanan Turki mengatakan, pesawat Rusia tersebut ditembak jatuh setelah Turki berkali-kali memberikan peringatan atas pelanggaran wilayah terbang.
 

Sebuah rekaman dari televisi swasta Turki Haberturk TV menunjukkan bagaimana pesawat tempur tersebut jatuh dalam kobaran api. Pesawat tersebut lalu jatuh di area pepohonan. Asap membumbung tinggi terlihat dari lokasi jatuhnya pesawat Rusia tersebut.

Rekaman lain dari Anadolu Agency menunjukkan dua pilot terjun dari pesawat menggunakan parasut sebelum pesawat jatuh ke tanah. Sebuah kelompok pemberontak Suriah mengirimkan video kepada kantor berita Reuters yang menunjukkan satu pilot yang terluka parah. Kelompok tersebut mengklaim bahwa sang pilot telah tewas.

Pihak Rusia mengakui bahwa salah satu jet Su-24 mereka telah jatuh di Suriah. Laporan awal menyebutkan bahwa pilot mereka berhasil melontarkan diri sebelum pesawat membentur tanah. 

Otoritas militer Rusia mengatakan mereka sama sekali tidak melanggar zona larangan terbang Turki. Moskow menyebutkan mereka mampu membuktikan bahwa pesawat mereka tidak meninggalkan wilayah udara Suriah ketika ditembak jatuh.

Sebaliknya, pihak militer Turki menyebutkan mereka telah memberikan 10 kali peringatan dalam kurun waktu 5 menit pada pesawat Rusia yang dinilai melanggar batas wilayah udara Turki.

Insiden ini merupakan pertama kalinya anggota NATO menembak jatuh pesawat militer Rusia atau Uni Soviet sejak tahun 1950. Saham Rusia dan Turki langsung terjun lantaran ada kekhawatiran akan meningkatnya tensi pada dua seteru di masa Perang Dingin tersebut. Indeks saham utama Rusia turun lebih dari 2 persen, sedangkan di Turki turun 1,3 persen. Mata uang kedua negara tersebut juga melemah.

Akibat kejadian ini, prospek terhadap munculnya kesepakatan antara Rusia dan pihak Barat dalam menangani krisis Suriah dan ISIS tampak makin jauh. Setelah serangan di Paris baru-baru ini, negara-negara Barat sepakat untuk mengirimkan pasukan ke garis depan untuk memerangi ISIS. |Reuters|Huffington Post|

back to top