Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Jaziratul Muluk 2016: Kreasi terbaru Sogan Batik

Jaziratul Muluk 2016: Kreasi terbaru Sogan Batik

Jogja-KoPi| Salah satu kelebihan dari Sogan Batik adalah kreasi batik yang mempunyai tema pada setiap periode ide kreatifnya. Alhasil kreasi batik yang dihasilkannya menyuguhkan sebuah cerita di dalamnya.

Batik Sogan menarasikan pesan sejarah nusantara dan dunia Islam pada setiap koleksi di balik setiap motif batik. Hal ini menjadikan trade mark dan nilai ekslusif batik Sogan di mata pemakai busana muslim.

Pada edisi terdahulu Sogan Batik telah menampilkan tema seperti Mataram Regency, menceritakan kearifan lokal di Mataram kuno, Mulangi, yang bercerita tentang dusun santri yang didirikan oleh kakak Sultan Hamengkubuwono I. Musyaibah, dimana menceritakan tentang perempuan muslim sahabat nabi Muhammad yang ikut berperang sehingga menderita beberapa tusukan senjata tajam di tubuhnya.

Pada ajang fashionweek 2016 ini Sogan batik akan menampilkan karya unik yang memadukan unsur tenun motif Maluku, batik tulis warna coklat shogan dengan motif Maluku dan lurik khas Jawa. Koleksi koleksi itu bertemakan dalam satu kemasan bertajuk JAZIROTUL MULUK.

Bercerita tentang Ibnu Batita , seorang pengelana muslim dari Maroko. Ia tiba di suatu pulau yang kaya akan rempah rempah. Begitu terpesonanya hingga ia menyebut pulau itu sebagai Jaziratul muluk (jazirah para Malik/Raja).

Creative Director Sogan Batik, Iffah M. Dewi mengatakan ingin menggambarkan lewat kreasi batik terbaru. Betapa Indonesia mempunyai kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Namun sejarah selalu terisi oleh adanya adu domba dengan sesama anak bangsa sehingga berakhir dengan kemunduran.

“Harapan saya agar kita belajar dari masa lalu agar menjadi bangsa yang maju dan kuat. Sogan batik akan menampilkan pesona jaziratul Muluk dalam 10 desain. Setiap desain secara berurutan mempunyai kisahnya sendiri, layaknya paragraf demi paragraf dalam sejarah,” jelasnya.

Taufik Abdurrahman SE, selaku pemilik dari Sogan Batik mengatakan sebuah kehormatan dan sekaligus tantangan bagi insan pecinta batik untuk berusaha memberi manfaat kepada sekitar melalui batik.

“Kami ingin agar melalui baju muslim hasil karya kami dapat menjadikan batik mendunia dan barometer dunia,” demikian Taufik jelaskan.

back to top