Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Jawa Timur akan tindak tegas aksi sweeping

Jawa Timur akan tindak tegas aksi sweeping
Surabaya – KoPi | Dengan semakin dekatnya Ramadhan semakin banyak masyarakat yang menyambut datangnya bulan suci tersebut dengan menjalankan ibadah atau memperkuat keimanan. Namun sayangnya beberapa pihak menggunakan alasan tersebut sebagai legitimasi aksi kekerasan. Beberapa pihak ditengarai berencana melakukan sweeping terhadap tempat-tempat karaoke dan hiburang malam.
 

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan tidak akan mentolerir aksi-aksi sweeping yang dilakukan oleh beberapa organisasi masyarakat di Jawa Timur. Ia mengatakan akan mendukung segala tindakan yang diambil aparat Kepolisian.

“Jangan membuat aksi sweeping. Saya sudah sepakat dengan Kapolda, jangan menimbulkan keresahan atas nama agama. Boleh beribadah, tapi jangan menimbulkan keresahan,” tukas Karwo. Ia menyatakan kalau ada permasalahan terkait ibadah puasa ini lebih baik dikoordinasikan dengan pemerintah.

Beberapa ormas sudah menyatakan akan melakukan aksi sweeping menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Tidak hanya mengincar tempat hiburan malam, mereka juga berniat mengincar warung dan rumah makan yang tetap buka di siang hari.

 

Kementerian Agama juga menghimbau agar organisasi masyarakat tidak melakukan sweeping, baik padatempat hiburan malam maupun warung dan rumah makan. Menag mengatakan tindakan yang tidak simpatik tersebut justru akan berakibat pada citra buruk Islam di masyarakat.

back to top