Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Januari 2015 WHO siap uji vaksin Ebola

Januari 2015 WHO siap uji vaksin Ebola
Afrika Barat-KoPi- Organisasi Kesehatan Dunia menekan pencarian vaksin Ebola dan berharap untuk mulai menguji dua versi eksperimental pada awal Januari. Vaksin dipersiapkan untuk 20.000 petugas kesehatan di negara epicentrum ebola dan negara lainnya di zona Afrika Barat. 

Sebuah vaksin tidak akan cukup untuk menghentikan wabah, tetapi bisa memberikan perlindungan penting bagi tenaga medis untuk tetap bisa membantu korban ebola. Lebih dari 200 petugas medis telah meninggal karena virus mematikan ini.

WHO membantu percobaan koordinasi dari dua vaksin eksperimental yang paling menjanjikan. Pengujian di Afrika Barat akan maju jika vaksin terbukti aman dan memicu respon kekebalan tubuh. Uji klinis akan berlangsung di Afrika, Eropa, dan Amerika Serikat. 

Juru bicara WHO, Fadela Chaib mengatakan mengharapkan 20.000 vaksinasi siap pada bulan Januari, karena wabah ini telah merenggut lebih dari 4.500 jiwa yan sebagian besar berada di Liberia, Guinea, dan Sierra Leone. Para ahli mengatakan, dunia bisa melihat 10.000 kasus baru hanya dalam seminggu jika pihak berwenang tidak mengambil langkah-langkah yang lebih kuat.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top