Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Januari 2015 WHO siap uji vaksin Ebola

Januari 2015 WHO siap uji vaksin Ebola
Afrika Barat-KoPi- Organisasi Kesehatan Dunia menekan pencarian vaksin Ebola dan berharap untuk mulai menguji dua versi eksperimental pada awal Januari. Vaksin dipersiapkan untuk 20.000 petugas kesehatan di negara epicentrum ebola dan negara lainnya di zona Afrika Barat. 

Sebuah vaksin tidak akan cukup untuk menghentikan wabah, tetapi bisa memberikan perlindungan penting bagi tenaga medis untuk tetap bisa membantu korban ebola. Lebih dari 200 petugas medis telah meninggal karena virus mematikan ini.

WHO membantu percobaan koordinasi dari dua vaksin eksperimental yang paling menjanjikan. Pengujian di Afrika Barat akan maju jika vaksin terbukti aman dan memicu respon kekebalan tubuh. Uji klinis akan berlangsung di Afrika, Eropa, dan Amerika Serikat. 

Juru bicara WHO, Fadela Chaib mengatakan mengharapkan 20.000 vaksinasi siap pada bulan Januari, karena wabah ini telah merenggut lebih dari 4.500 jiwa yan sebagian besar berada di Liberia, Guinea, dan Sierra Leone. Para ahli mengatakan, dunia bisa melihat 10.000 kasus baru hanya dalam seminggu jika pihak berwenang tidak mengambil langkah-langkah yang lebih kuat.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top