Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Januari 2015 WHO siap uji vaksin Ebola

Januari 2015 WHO siap uji vaksin Ebola
Afrika Barat-KoPi- Organisasi Kesehatan Dunia menekan pencarian vaksin Ebola dan berharap untuk mulai menguji dua versi eksperimental pada awal Januari. Vaksin dipersiapkan untuk 20.000 petugas kesehatan di negara epicentrum ebola dan negara lainnya di zona Afrika Barat. 

Sebuah vaksin tidak akan cukup untuk menghentikan wabah, tetapi bisa memberikan perlindungan penting bagi tenaga medis untuk tetap bisa membantu korban ebola. Lebih dari 200 petugas medis telah meninggal karena virus mematikan ini.

WHO membantu percobaan koordinasi dari dua vaksin eksperimental yang paling menjanjikan. Pengujian di Afrika Barat akan maju jika vaksin terbukti aman dan memicu respon kekebalan tubuh. Uji klinis akan berlangsung di Afrika, Eropa, dan Amerika Serikat. 

Juru bicara WHO, Fadela Chaib mengatakan mengharapkan 20.000 vaksinasi siap pada bulan Januari, karena wabah ini telah merenggut lebih dari 4.500 jiwa yan sebagian besar berada di Liberia, Guinea, dan Sierra Leone. Para ahli mengatakan, dunia bisa melihat 10.000 kasus baru hanya dalam seminggu jika pihak berwenang tidak mengambil langkah-langkah yang lebih kuat.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top