Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Janji bank mempermudah akses modal UMKM tanpa jaminan dianggap kosong

Janji bank mempermudah akses modal UMKM tanpa jaminan dianggap kosong

Jogja-KoPi| Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Pertanian menekankan pentingnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi titik sentral kemajuan perkembangan ekonomi daerah dalam seminar Pembinaan UMKM (25/11).

Menurut data, Indonesia terdapat 90% pelaku usaha, sementara di Yogyakarta sendiri 94% lebih tinggi dan terbagi dari 14 kecamatan se-DIY.

Hal itu dibuktikan pemerintah dengan memberikan ruang pada pelaku UMKM, berupa tempat pemasaran serta pameran untuk mengenalkan usaha dan barang hasil produksinya agar dapat berkembang secara maksimal dan dikenal langsung oleh konsumen.

Sayangnya, Menurut Rio, salah seorang pengusaha batik, hal ini tidak dibarengi dengan adanya akses modal kepada para pengusaha kecil dengan mudah. Pemerintah kurang menjamin adanya modal.

Beda dengan Rio, Meika Hazim pemilik usaha Coklat nDalem, menyatakan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Pertanian sering memberi modal secara cuma-cuma pada peserta untuk meneruskan usahanya menjadi lebih besar.

Sementara itu Biro Perbankan menjanjikan dalam seminar yang dihadiri oleh 280 peserta tersebut, bank akan mempermudah dalam pemberian pinjaman kepada nasabah UMKM melalui sistem KUR tanpa jaminan dengan bunga yang lebih ringan. Tetapi pernyataan itu dibantah Rio.

"Itu hanyalah gambaran luarnya saja dan hanya untuk popularitas, tapi kenyataannya pihak perbankan tetap meminta jaminan," tegas Rio.|Cucuk Armanto|Frenda Yentin|

back to top